Hits: 102

Najla Khairani

Pijar, Medan. Karin Austin Chandra tidak hanya dikenal sebagai pemengaruh (influencer) kecantikan di TikTok dan YouTube, ia juga menjadi representasi dari suara baru perempuan muda yang merawat diri bukan karena tuntutan, melainkan karena rasa sayang terhadap diri sendiri. Oleh karena itu, ia hadir sebagai figur yang membumi di tengah arus tren kecantikan yang serba instan.

Karin merupakan mahasiswa lulusan Universitas Indonesia tahun 2021, yang berasal dari keluarga keturunan Tionghoa. Ia tumbuh dengan semangat disiplin, sehingga ia memilih jalan yang unik dan menjadikan perawatan diri sebagai medium edukasi dan penguatan diri untuk audiens muda.

Lewat akun TikTok @karinaustinn yang kini memiliki lebih dari 300 ribu pengikut, Karin rutin membagikan konten seputar perawatan kulit (skincare) dan perawatan tubuh (bodycare). Topik-topik yang ia angkat cukup beragam, mulai dari eksfoliasi tubuh, pemilihan calir raga (body lotion) yang tepat, hingga trik menjaga aroma tubuh agar tetap segar seharian.

Namun, ciri khas yang membuat kontennya berbeda dengan influencer biasanya adalah pendekatan sederhana dan jujur. Karin tidak menjanjikan perubahan drastis dalam waktu singkat. Ia justru menekankan konsistensi dan kenyamanan sebagai hasil utama dari merawat diri.

Perkataannya, seperti “Pakai skincare bukan untuk putih, tetapi supaya kamu nyaman lihat diri sendiri di kaca” menjadi kalimat yang sering diingat oleh para pengikutnya. Dalam salah satu kontennya, ia menyebut bahwa mencintai tubuh sendiri, dimulai dari rutinitas kecil, seperti memakai tabir surya (sunscreen), membersihkan tubuh dengan sabun yang lembut, dan tidur yang cukup.

Selain itu, ia juga sering membahas produk-produk dengan harga terjangkau, serta memberikan ulasan tentang produk tanpa bias. Sehingga, banyak penontonnya merasa seolah sedang mendengar saran dari teman dekat, bukan dari seorang pendukung produk (endorser).

Selain merawat diri secara fisik, Karin juga menyisipkan pesan-pesan untuk menjaga kesehatan mental. Di salah satu kontennya, ia sempat mengatakan “Self-love itu bukan tren. Namun, itu kebutuhan,” kepada para penontonnya. Ia percaya bahwa kecantikan tidak hanya datang dari luar, tetapi juga berasal dari cara seseorang memandang dirinya sendiri

Karin adalah pendukung setia jenama (brand) lokal. Berdasarkan setiap unggahannya, ia menunjukkan kecintaannya terhadap brand-brand lokal, terutama skincare dan sepatu. Ia tidak ragu memamerkan koleksi sepatu buatan lokal yang ia gunakan untuk berbagai aktivitas. Bagi Karin, mendukung produk dalam negeri adalah cara untuk membangun industri yang sehat sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri sebagai konsumen lokal.

Di balik kesuksesannya di dunia konten kreator, Karin memiliki pengalaman profesional yang tidak kalah menarik. Ia pernah bekerja di PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sebagai Customer Relationship Officer dari Juli 2022 hingga Mei 2023.

Sebelum itu, Karin juga menjalani program magang di Oversea-Chinese Banking Corporation (OCBC) Indonesia dalam bidang Kemitraan Digital (Digital Partnership). Pengalaman ini memperkaya pengetahuannya mengenai teknologi, strategi digital, dan kerja tim. Tidak hanya itu saja, pada tahun 2020 ia berhasil meraih posisi lima besar dalam ajang The 14th Indonesia Marketing Competition (IMOTION), merupakan ajang bergengsi tingkat nasional untuk mahasiswa yang menaruh minat di dunia pemasaran dan strategi merek.

Semua pengalaman ini membentuk Karin menjadi sosok yang tidak hanya paham produk, tetapi juga paham dalam cara membangun kepercayaan dan koneksi. Ia membuktikan bahwa menjadi pemengaruh kecantikan (beauty influencer), bukan sekadar soal penampilan, melainkan juga tentang nilai dan konsistensi.

Kini, Karin Austin Chandra menjadi inspirasi banyak perempuan muda. Ia membawa pesan bahwa merawat diri tidak harus mahal, tidak harus sempurna, dan tidak harus mengikuti standar orang lain. Pesan-pesan tersebut yang selalu ia suarakan dalam setiap kontennya.

(Redaktur Tulisan: Michael Sitorus)

Leave a comment