Hits: 50

Nailah Yudi Permata

Pijar, Medan. Sebelum dimasak, beras biasanya dicuci terlebih dahulu untuk menghilangkan kontaminan, seperti kotoran atau serangga yang ada dalam beras. Biji-bijian seperti beras rentan terhadap serangan serangga. Hal ini membuat beras lebih cepat rusak. Jika ditemukan serangga di beras, kemungkinan besar serangga tersebut telah menyebar ke seluruh beras.

Mengutip dari cnnindonesia.com, beras mengandung kotoran dan logam berat. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Environmental Research and Public Health, beras mengandung kadar arsenik, timbal, dan senyawa lain yang sangat tinggi dan dapat menimbulkan risiko bagi kesehatan.

Kontaminan pada padi masuk melalui air tanah yang terkontaminasi. Artinya, mencuci beras bisa mengurangi risiko keracunan, meski persentasenya cukup kecil. Itu sebabnya ahli gizi Kimberly Gomer, dalam CNN Indonesia, merekomendasikan untuk mencuci beras sebelum dimasak.

Di sisi lain, beberapa sumber menyebutkan bahwa mencuci beras sebelum dimasak bisa menghilangkan nutrisi yang terkandung di dalam nasi. Nutrisi ikut larut saat beras dicuci. Food and Drug Administration (FDA) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat mengatakan bahwa mencuci beras dapat menghilangkan sebagian zat besi, folat, tiamina, dan niasin di dalamnya.

Melansir dari kumparan.com, Juwalita Surapsari selaku dokter gizi mengatakan bahwa beras memiliki beberapa jenis vitamin yang mudah larut dalam air, sehingga sebelum dimasak beras tidak perlu dicuci hingga airnya jernih. “Beberapa kali sudah cukup, asalkan terlihat bersih tidak apa-apa,” ujarnya.

Sementara itu, Juwalita juga menambahkan kalau air keruh yang dihasilkan dari mencuci beras itu dikarenakan oleh kulit arinya. Jadi, tidak perlu mencuci beras hingga airnya jernih. Hanya dua sampai tiga kali saja.

Mencuci beras dengan benar dapat membuat vitamin dalam beras tetap terjaga. Berikut beberapa tips dalam mencuci beras menggunakan mangkok besar dan menggunakan saringan. Cara pertama, saring beras dengan saringan besar. Kemudian bilas dengan air bersih. Peras butiran beras agar semua kotoran dan debu terlepas.

Cara kedua, masukkan beras ke dalam mangkuk besar dan aliri dengan air bersih. Aduk, kemudian buang air, isi lagi dengan air. Lakukan langkah yang sama dua hingga tiga kali.

Ada pula hal lain yang harus diperhatikan ketika sedang mengolah beras, yakni suhu air. Lebih baik gunakan air dingin untuk membersihkan kotoran pada beras. Setelah matang, nasi sebaiknya langsung dimakan, jangan menunggu hingga menjadi dingin. Mencuci beras dengan benar akan meningkatkan rasa dan tekstur nasi sehingga lebih nikmat saat disantap.

Jadi, mencuci beras saat dimasak itu sewajarnya saja, ya! Nutrisi pada beras tetap terjaga asal kamu mencuci beras dengan benar.

(Redaktur Tulisan: Laura Nadapdap)

Leave a comment