Hits: 30
Nia Nuryanti Barus
Pijar, Medan. Sejak tahun 1996, tanggal 29 Mei selalu menjadi peringatan untuk Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN). Hari lanjut Usia Nasional diperingati sebagai ajang untuk mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada para lansia atas semangat jiwa raganya dan peran pentingnya dalam mempertahankan kemerdekaan, mengisi pembangunan, serta memajukan bangsa.
Sejarah Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) berawal dari peran Dr. KRT. Radjiman Widyodiningrat, di mana beliau berperan dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada tanggal 29 Mei 1945. Pada saat itu pula beliau merupakan anggota tertua. Sehingga dengan kearifannya, beliau mencetuskan suatu gagasan mengenai pentingnya filosofis negara Indonesia. Untuk memperingati peristiwa tersebut, pada tanggal 29 Mei 1996 akhirnya dicetuskan sebagai Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) oleh Presiden Soeharto kala itu.
Dikutip dari laman KEMENSOS, tema hari lanjut usia nasional tahun ini yaitu “Lanjut Usia Bahagia Bersama Keluarga”. Makna dari tema tersebut mengartikan bahwa keluarga merupakan unit terkecil yang menjadi tempat cinta kasih bagi setiap orang. Sehingga diharapkan orangtua yang menjadi penjuru sekaligus panutan bagi generasi selanjutnya. Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) tahun ini direncanakan akan dilaksanakan selama dua hari.
Di mana pada hari pertama akan menjadi puncak kegiatan melalui webinar yang diadakan pada hari Sabtu, 29 Mei 2021 melalui Zoom Meeting. Webinar ini nantinya akan diisi oleh para narasumber yang merupakan akademisi, pendamping, serta pegiat lanjut usia. Akan disampaikan pula materi mengenai dukungan keluarga terhadap lanjut usia serta akan turut hadir pula Menteri Sosial Republik Indonesia untuk memberikan penghargaan kepada para lansia yang berprestasi.
Kemudian pada hari Senin, 21 Juni 2021 akan diadakan pula kegiatan kreativitas lansia. Kegiatan ini akan diisi dengan penampilan puisi, wejangan dari Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo serta testimoni dari para lansia yang mewakili wilayah barat, tengah, dan timur mengenai perasaan yang mereka alami serta success story menjadi seorang lanjut usia.
Sebagai seorang lanjut usia dengan usia 72 tahun, Siti Absah Lubis mengatakan dalam menikmati hari-hari tuanya, beliau sangat membutuhkan cinta kasih dari keluarganya dan kegiatan berkumpul bersama keluarga adalah hal yang menyenangkan. “Ya, sebagai seorang lansia tentunya berkumpul dan mendapatkan cinta kasih keluarga adalah hal yang membahagiakan dan berharga bagi saya,” tuturnya.
Menurut beliau tema Hari Lanjut Usia Nasional tahun ini sangat tepat bagi para lansia, karena dalam menikmati masa tua hal yang paling membahagiakan adalah berkumpul bersama keluarga. “Memang bagi seorang lansia, bahagia adalah ketika saya dapat berkumpul dan menikmati hari tua dengan anak, menantu, dan para cucu,” tutupnya.
Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) tahun ini diharapkan dapat menjadi kegiatan yang berkesan bagi seluruh lansia dan para lansia dapat merasakan kepedulian masyarakat terhadap mereka.
(Editor: Erizki Maulida Lubis)

