Hits: 5

Siti Farrah Aini

 

Tatkala merona Januari,

dalam dekapan kokoh biru pagi

Jika kuingat bisik Tuhan dalam suci,

mungkin ini doa yang diamini

 

Satu lagi, merona Juni,

dalam pelukan hangat oranye senja

Jika kuingat pinta pada pemilik surgawi,

pasti ini celotehku yang diterima

 

Kuceritakan sang Januari,

pada insan yang tak biasa mendengarnya

Serta sang Juni,

pada insan yang sukar menafsirkannya

 

Kira ku sedang diamuk gemuruh

Sangka ku sedang dihukum temaram

 

Hingga tiada lagi yang menghakimi,

menyaksikan cantiknya belit interaksi,

beradu pana dalam merona Januari dan Juni.

 

Leave a comment