Hits: 33

Kurratul Aina

Pijar, Medan. Youth Ranger Indonesia Regional Sumatra Utara (YRI Sumut) menggelar kegiatan Refoodity sebagai upaya meningkatkan kepedulian, dan kesadaran generasi muda dalam mengolah limbah makanan. Melalui tema yang dibawakan, yaitu “Cultivating Youth Awareness for a Zero Waste Food Future” dan juga slogan “Rethink. Reuse. Refood”, Refoodity memiliki tujuan untuk memberikan edukasi, sekaligus pengalaman langsung kepada peserta dalam mengolah bahan pangan layak konsumsi menjadi produk bernilai.

Ketua Panitia Refoodity, Christian Bastanta Pinem, menjelaskan kegiatan ini dilatarbelakangi berdasarkan data bahwa Indonesia merupakan salah satu negara penghasil limbah pangan yang tinggi. Bastanta berpendapat bahwa diperlukan upaya nyata untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kami melihat berdasarkan data bahwa Indonesia merupakan salah satu negara penghasil limbah terbesar di dunia. Dengan adanya Refoodity ini, kami berharap masyarakat, khususnya pemuda bisa lebih sadar dalam mengelola limbah makanan menjadi lebih baik,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pemilihan isu sampah makanan (food waste) ini, sejalan dengan visi YRI adalam membentuk generasi muda yang peduli akan lingkungan. Refoodity menghadirkan sesi gabungan, yaitu lokakarya (workshop) dan praktik langsung (hands-on activity), agar peserta dapat belajar dan berkegiatan secara langsung. Menurut pendapat Bastanta, metode tersebut dipilih supaya peserta dapat lebih mudah memahami cara mengelola limbah makanan, sekaligus memperoleh wawasan dari fasilitator yang berpengalaman di bidangnya.

Peserta kegiatan Refoodity
Peserta melaksanakan praktik membuat produk olahan dari food waste
Fotografer: Kurratul Aina

 

Dalam sesi praktik, peserta diajak untuk mengolah pisang yang sudah sangat matang yang cukup sering dianggap orang-orang sudah membusuk, menjadi beberapa produk olahan, seperti brownies dan muffin. Kegiatan ini dimulai dari proses awal pembuatan dengan bahan baku, hingga menjadi produk jadi.

Suasana event Refoodity
Suasana event Refoodity
Fotografer: Kurratul Aina

 

Salah satu peserta, Nayla Nazwa, selaku mahasiswa Program Studi Ilmu Gizi Universitas Negeri Medan, mengaku tertarik mengikuti kegiatan ini untuk menambah wawasan mengenai food waste, dan pemanfaatan limbah makanan yang cukup sejalan dengan program studi yang ia jalani. Ia juga mengaku bahwa praktik yang diajarkan dapat menambah wawasan baru bagi dirinya mengenai potensi bahan pangan, yang selama ini ia anggap tidak lagi bernilai.

“Seru sekali karena jadi tahu kalau pisang yang sudah matang sekali, ternyata masih bisa diolah menjadi berbagai produk yang menarik,” ungkapnya.

Melalui Refoodity, YRI Sumut berharap semakin banyak generasi muda yang memahami pentingnya mengelola limbah makanan, serta mampu menerapkan kebiasaan yang lebih bertanggung jawab dan tidak merusak lingkungan. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mendukung terciptanya masa depan lingkungan yang lebih baik.

(Redaktur Tulisan: Michael Sitorus)

Leave a comment