Hits: 1

Theodora Stephanie Laowo

Pijar, Medan. Program Studi Teknik Industri Universitas Sumatera Utara (USU) meraih peringkat pertama di Indonesia pada bidang Industrial and Manufacturing Engineering versi SCImago Institutions Rankings 2026. Capaian ini menempatkan Teknik Industri USU sebagai yang terbaik secara nasional dalam pemeringkatan berbasis kinerja riset, inovasi, dan dampak sosial.

Kepala Program Studi Teknik Industri USU, Aulia Ishak, menjelaskan bahwa SCImago merupakan pemeringkatan internasional yang menggunakan basis data publikasi ilmiah. Penilaian dilakukan melalui tiga pilar utama, yakni penelitian, inovasi, dan dampak sosial.

“SCImago ini menilai tiga pilar utama, yaitu penelitian, inovasi, dan dampak sosial. Pilar yang paling besar itu indikator penelitian, bobotnya 50 persen,” ujarnya.

Menurutnya, capaian tersebut didorong oleh tingginya produktivitas dan kualitas publikasi ilmiah, serta kuatnya kolaborasi internasional yang meningkatkan sitasi dan visibilitas riset. Selain itu, mahasiswa juga dilibatkan dalam kegiatan penelitian, terutama pada tahap akhir studi, hingga berkontribusi dalam publikasi jurnal.

Aulia turut menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak di lingkungan universitas yang telah mendukung pencapaian ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada rektor, para jajaran wakil rektor, pimpinan Fakultas Teknik, serta seluruh dosen yang telah bekerja sama dan berkontribusi,” katanya.

Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika, bukan individu.

“Ini hasil kerja bersama. Tanpa dukungan dosen dan kolaborasi yang kuat, kita tidak bisa mencapai posisi ini,” tambahnya.

Di sisi lain, mahasiswa Teknik Industri USU, Abdillah Sani Lubis, menyambut capaian tersebut sebagai kebanggaan bagi seluruh mahasiswa Teknik Industri USU. Namun, ia menekankan pentingnya konsistensi dalam melibatkan mahasiswa dalam kegiatan riset agar manfaat dari capaian ini dapat dirasakan secara lebih luas.

“Kesempatan untuk terlibat dalam riset sebenarnya sudah ada, tetapi perlu lebih konsisten melibatkan mahasiswa agar dampaknya benar-benar bisa dirasakan,” ungkapnya.

Ke depan, prodi berkomitmen mempertahankan capaian tersebut melalui konsistensi dalam tridarma perguruan tinggi, serta memperkuat kolaborasi global. Selain itu, berbagai kegiatan akademik juga terus digelar, seperti Product Design Competition (PDC) dan National Comprehensive Industrial Engineering (NCIE) yang rutin diadakan setiap tahun untuk mendorong inovasi dan partisipasi mahasiswa di tingkat nasional.

“Yang penting adalah konsistensi dan terus melakukan perbaikan agar capaian ini bisa dipertahankan,” tutupnya.

(Redaktur Tulisan: Yudika Phareta Simorangkir)

Leave a comment