Hits: 16
Cintya Novi Yanti
Pijar, Medan. Tanggal 25 November diperingati sebagai Hari Guru Nasional (HGN) di Indonesia setiap tahunnya. Tanggal ini menjadi momen bagi bangsa Indonesia untuk menghargai dedikasi para guru, dalam mencerdaskan kehidupan melalui pendidikan. Berdasarkan informasi dari kemendikdasmen.go.id, peringatan HGN 2025 mengangkat tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”.
Peringatan ini bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi juga merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk merenungkan kembali pentingnya peran guru dalam pendidikan. Tema tersebut mengingatkan bahwa guru dan tenaga pendidik (tendik) merupakan ujung tombak dalam membentuk generasi penerus bangsa.
Mengutip kembali dari kemendikdasmen.go.id, guru bukan hanya penyampai ilmu pengetahuan, tetapi juga sosok yang memberikan keteladanan, menjadi inspirasi, serta memotivasi peserta didik. Di pesatnya perkembangan teknologi, para guru dituntut untuk terus beradaptasi dan meningkatkan profesionalitas, agar mampu membimbing generasi muda yang siap berkompetisi di tingkat global.
Panduan Penyelenggaraan Bulan Guru Nasional Tahun 2025 juga mencatat, bahwa seperti pada tahun-tahun sebelumnya, Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan dan Pendidikan Guru (GTKPG) akan memberikan apresiasi kepada para pendidik. Pada tahun ini, untuk pertama kalinya akan diberikan penghargaan “Anugerah Guru 2025”, yang ditujukan bagi guru dan tendik dengan dedikasi tinggi, inovasi, serta kontribusi nyata dalam peningkatan mutu pendidikan Indonesia.
Sebagai bagian dari apresiasi terhadap profesi guru, pemerintah menetapkan kebijakan peningkatan kesejahteraan bagi para pendidik. Informasi dari laman resmi metrotvnews.com menyebutkan bahwa kenaikan gaji bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk guru dan tenaga kependidikan, telah diresmikan melalui Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025. Kenaikan gaji tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan guru, sekaligus menciptakan tata kelola keuangan negara yang lebih transparan dan efisien.
“Guru ASN mendapatkan tambahan kesejahteraan sebesar satu kali gaji pokok, sementara guru-guru non ASN menerima peningkatan nilai tunjangan menjadi 2 juta rupiah per bulan,” ucap Presiden Prabowo dalam peringatan HGN 2024.
Dilansir dari presidenri.go.id, para guru akan menerima nominal gaji baru, serta rapel untuk bulan Oktober bersamaan pada bulan November 2025. Melalui mekanisme baru ini, tunjangan guru ASN daerah disalurkan langsung ke rekening masing-masing, tanpa melalui perantara pemerintah daerah.
“Saya menyambut baik inisiatif, upaya peluncuran, upaya mekanisme baru dengan mengirim tunjangan guru ASN daerah langsung ke rekening guru. Inilah upaya untuk mengurangi [ketidakefisienan],” tambah Prabowo.
Di HGN 2025, jasa dan pengabdian para guru selayaknya memperoleh apresiasi dari pemerintah dan masyarakat, melalui jaminan kesejahteraan yang memadai. Guru yang sejahtera merupakan fondasi pendidikan berkualitas, sehingga diperlukan kebijakan dan tindakan nyata dari pemerintah untuk memastikan setiap guru dan tenaga pendidik di Indonesia mendapatkan kesejahteraan yang semestinya.
(Redaktur Tulisan: Kelly Kidman Salim)

