Hits: 72
Alpi Sahri Ramadani Sagala / Zoraya Balqis
Pijar, Medan. Chitra Sundara Art mengadakan lokakarya (workshop) dan pameran seni lukisan yang memperkenalkan seni lukis sebagai wadah ekspresi inklusif bagi masyarakat kota Medan. Berjudul Painting Together, workshop ini diselenggarakan di The Stepping Stone Cafe, Medan pada Minggu (12/10/2025).
Workshop Painting Together merupakan hasil kolaborasi perdana yang diadakan Chitra Sundara Art dengan The Stepping Stone Cafe. Komunitas Chitra Sundara Art sendiri berdiri pada awal Januari 2025. Bermula dari sekumpulan pencinta seni, kemudian berkembang menjadi komunitas kreatif dengan anggota yang terus bertambah. Melalui kegiatan ini, mereka berupaya mengajak masyarakat Medan untuk menyalurkan emosi, imajinasi, dan kreativitas melalui media kanvas.

(Fotografer: Alpi Sahri Ramadani Sagala)
Adapun kegiatan workshop Painting Together telah berlangsung selama dua hari sejak 11 Oktober 2025. Tidak hanya berfokus pada praktik melukis di atas kanvas, kegiatan ini juga menampilkan pameran karya lukisan, sesi talkshow seni, hingga pertunjukan musik yang menambah nuansa santai dan hangat di tengah suasana kafe. Pengunjung yang hadir dapat turut menikmati sajian seni sambil berinteraksi langsung dengan para pelukis sehingga menciptakan suasana akrab antara seniman dan masyarakat dalam mengenal seni lebih jauh.
Mengusung tema Contemporary Abstract, workshop ini mengarahkan peserta untuk bereksperimen dengan warna dan bentuk tanpa terikat pada objek tertentu. Menurut Founder Chitra Sundara Art, Denny Mahyuzar, tema tersebut dipilih menjadi acuan utama agar peserta dapat dengan percaya diri mengekspresikan makna secara tersirat melalui guratan kuas mereka. Menurutnya, tidak ada karya seni yang dapat dicap sebagai karya yang gagal.
“Seni tidak hanya untuk orang-orang berbakat, semua orang mempunyai skill keseniannya masing-masing. Dalam seni, tidak ada karya yang jelek,” ujar Denny.
Sementara itu, salah satu pengunjung, Miss El, menilai karya-karya yang dipamerkan dalam kegiatan ini membuka ruang bagi pengunjung dan peserta workshop untuk melihat keindahan dari berbagai perspektif melalui polesan warna yang variatif.
”Karya-karya lukisan yang dipajang di sini bervariasi dan memiliki keunikannya masing-masing,” tuturnya.
Melalui penyelenggaraan workshop Painting Together, diharapkan peserta yang turut berpartisipasi dapat menggali ilmu seni mereka melalui praktik melukis. Tidak hanya itu, workshop ini juga diharap dapat menumbuhkan kembali rasa cinta masyarakat kota Medan terhadap dunia seni, melihat langkanya kesadaran masyarakat kota Medan akan esensi filosofis seni itu sendiri.
(Redaktur Tulisan: Dwi Garini Oktavianti)

