Hits: 55

Ferdi Rakiven Sianturi

Pijar, Medan. Beberapa minggu terakhir, kawasan parkiran motor di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU), dipenuhi kendaraan bermotor hingga menimbulkan keluhan dari mahasiswa. Lonjakan jumlah mahasiswa baru (maba) yang membawa kendaraan pribadi disebut menjadi salah satu pemicu. Selain itu, kepadatan juga disinyalir karena banyak mahasiswa dari luar FISIP yang memarkirkan kendaraannya di kawasan parkiran FISIP.

Hal ini dibenarkan oleh Ogi Rianda, petugas satuan pengamanan (Satpam) yang mengawasi kawasan parkir FISIP, mengatakan bahwa terdapat beberapa hal yang membuat banyak mahasiswa dari fakultas lain memarkirkan kendaraannya di FISIP.

Salah satunya mahasiswa yang berasal dari Fakultas Pertanian (FP), yang disebabkan adanya aturan yang melarangkan maba untuk memarkirkan kendaraannya di kawasan parkiran FP selama satu semester perkuliahan.

“Belum pernah seramai ini, bahkan di saat parkiran penuh sekalipun. Baru kali inilah saya melihat benar-benar penuh sesak seperti sekarang,” tambah Ogi.

Situasi ini kemudian menimbulkan berbagai reaksi dari mahasiswa. Salah satunya Gregorius, mahasiswa Administrasi Bisnis stambuk 2023, ia menyatakan bahwa ia cukup kesal dengan situasi padatnya parkiran FISIP. Selain itu, menurutnya mahasiswa lain di FISIP juga merasa terganggu terutama saat memarkirkan kendaraan mereka.

“Saya sendiri tidak merasa terlalu terganggu, dikarenakan saya jarang menggunakan kendaraan pribadi. Namun, bagi mahasiswa FISIP lainnya, saya berasumsi mereka merasa kesulitan dan terganggu saat hendak memarkirkan kendaraan mereka,” ujarnya.

Parkiran FISIP USU Kian Padat, Mahasiswa FISIP Sampaikan Keluhan Mereka - www.mediapijar.com
Posisi kendaraan yang tidak rapi membuat jalan terhambat
(Fotografer: Ferdi Rakiven Sianturi)

 

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Andriani Safirah, mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis stambuk 2021, mengeluhkan bahwa kepadatan parkiran FISIP membuat dirinya terganggu, terlebih ketika kendaraan yang berada di area parkir FISIP mulai berantakan.

“Saya tidak terlalu terganggu asalkan dapat tempat parkir, tetapi kalau sudah tidak dapat tempat parkir dan berserakan seperti itu saya merasa cukup terganggu karena susah untuk keluar masuk kendaraan,” keluhnya.

Mahasiswa berharap pihak pengelola segera menemukan solusi agar kondisi serupa tidak terulang. Dari pihak Satpam FISIP sendiri, Ogi menegaskan bahwa langkah penertiban sudah dilakukan. Satpam rutin meminta mahasiswa merapikan kendaraan dan tidak segan untuk menegur, bahkan mengusir jika terdapat mahasiswa dari luar FISIP yang nekat memarkirkan motor di area tersebut.

(Redaktur Tulisan: Michael Sitorus)

 

Leave a comment