Hits: 76

Mahasiswa KKNT Kelompok 09

Desa Dokan, salah satu desa yang kaya akan potensi alam dan kearifan lokal di Kabupaten Karo, menjadi lokasi pengabdian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) kelompok 09 Universitas Sumatera Utara tahun 2025. Mengusung semangat kolaborasi lintas disiplin, mahasiswa KKNT 09 menghadirkan berbagai inovasi ramah lingkungan, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan melalui edukasi dan pemanfaatan limbah rumah tangga, maupun pertanian.

Salah satu inovasi unggulan adalah pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi, yang tidak hanya mengurangi pencemaran air dan tanah akibat pembuangan minyak bekas, tetapi juga menciptakan produk bermanfaat bernilai ekonomi.

“Kami ingin mengajak masyarakat untuk tidak membuang minyak bekas sembarangan. Dengan sedikit kreativitas, limbah dapur ini bisa diubah menjadi produk yang bisa digunakan kembali, atau bahkan dijual,” ungkap Asri Aulia Pulungan, selaku penanggung jawab program kerja lilin aromaterapi yang dilaksanakan di Desa Dokan, Kamis (1/7/2025).

Mahasiswa KKNT 09 Lintas Disiplin Dorong Lingkungan Berkelanjutan di Desa Dokan - www.mediapijar.com
Sosialisasi proses pembuatan lilin aroma terapi di Gereja GPDI di Desa Dokan
(Sumber Foto: Instagram @kknt.dokan25)

 

Kegiatan lain yang tidak kalah menarik adalah edukasi penggunaan sensor cahaya hemat energi, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan efisiensi listrik di rumah tangga.

“Kami mengajarkan masyarakat, terutama generasi muda, bagaimana teknologi sederhana seperti sensor cahaya dapat membantu menghemat listrik, sekaligus menjaga lingkungan,” ucap Yogi Adetia Pinem.

Selain itu, pemanfaatan limbah pertanian menjadi kompos organik, pembuatan eco enzyme dari sampah dapur, serta produksi biochar dari limbah biomassa turut melengkapi rangkaian kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Penyebaran poster juga dilakukan pada saat pembagian biochar, eco enzyme, dan kompos organik agar masyarakat bisa melanjutkan kegiatan tersebut.

Manfaat Kegiatan Inovatif KKNT 09 bagi Masyarakat Desa Dokan:

  1. Mengurangi pencemaran lingkungan: Melalui pengolahan minyak jelantah dan limbah organik.
  2. Meningkatkan kesadaran energi: Dengan pengenalan sensor cahaya otomatis.
  3. Meningkatkan nilai tambah limbah: Melalui pembuatan pupuk, biochar, dan lilin aromaterapi.
  4. Memberdayakan masyarakat: Terutama ibu rumah tangga dan pemuda untuk menciptakan produk ramah lingkungan.

Kelebihan Inovasi KKNT 09:

  1. Semua kegiatan memanfaatkan bahan alami atau limbah yang tersedia di lingkungan sekitar.
  2. Mudah diterapkan oleh masyarakat desa dengan biaya yang terjangkau.
  3. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Kepala Desa Dokan, sekaligus perangkat desa, Christian Tambunan, yang menyatakan, “Inovasi dari mahasiswa KKNT 09 ini sangat relevan dengan kebutuhan desa kami. Selain melestarikan lingkungan, kegiatan ini juga mengedukasi masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola limbah.”

Kelompok 09 terdiri dari 10 mahasiswa lintas jurusan, yaitu Yogi Adetia Pinem (ketua), Auriel Estovina Sebayang (sekretaris), Asri Aulia Pulungan (bendahara), Riski Akbar (anggota), Esther Putri Sion Br Perangin Angin (anggota), Zahra Saydifa Ayumi (anggota), Vinka Ocadia Br Pinem (anggota), Gresymon Silitonga (anggota), Jelita Br Sembiring (anggota), dan Abdi Fadilla Surbakti (anggota).

Melalui program ini, diharapkan masyarakat Desa Dokan dapat terus mengembangkan inovasi lokal yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Kegiatan KKNT ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi ilmu dan aksi nyata dapat membawa perubahan positif di tengah masyarakat.

 

Leave a comment