Hits: 40

Theodora Stephanie

Pijar, Medan. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan secara resmi membuka Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2025, sebuah langkah strategis dalam menyiapkan mahasiswa sebagai pelaku utama pertumbuhan ekonomi nasional melalui jalur kewirausahaan.

Sebagai salah satu perguruan tinggi yang aktif dalam pengembangan wirausaha mahasiswa, Universitas Sumatera Utara (USU) turut menjadi pelaksana resmi program ini. USU telah membuka pendaftaran dan seleksi internal bagi seluruh mahasiswa aktifnya untuk mengikuti P2MW 2025.

Wujudkan Mahasiswa Jadi Pengusaha Tangguh, P2MW 2025 Resmi Dibuka! - www.mediapijar.com
Pendaftaran P2MW 2025 di Universitas Sumatera Utara
(Sumber Foto: Instagram @ditmawalumni.usu)

 

Program ini sejalan dengan visi pemerintah dalam menyambut Indonesia Emas 2045, yakni mendorong peningkatan rasio wirausaha nasional menjadi minimal 8% dari populasi. Melalui P2MW, ekosistem kewirausahaan di lingkungan kampus diperkuat, dan mahasiswa didorong untuk menjadi pengusaha muda yang inovatif, berdaya saing, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Pelaksana Tugas Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Berry Juliandi, menegaskan bahwa P2MW 2025 tidak sekadar menekankan pada profit bisnis semata, tetapi juga pada dampak sosial dan keberlanjutan. “Kami ingin mahasiswa mampu menciptakan usaha yang inovatif, berkelanjutan, dan relevan dengan tantangan masa kini, bukan hanya bertahan, tetapi memberi solusi bagi masyarakat,” ujarnya.

Program ini terbuka bagi mahasiswa aktif yang terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI). Di USU, program ini terbuka bagi mahasiswa dari semua fakultas. Tiap kelompok terdiri dari 3–5 mahasiswa dan hanya boleh memilih satu dari dua tahapan usaha, yaitu:

  • Tahap Awal (untuk usaha baru atau berjalan kurang dari 6 bulan)
  • Tahap Bertumbuh (untuk usaha yang sudah aktif minimal 6 bulan)

Terdapat enam kategori usaha yang dapat dipilih, yaitu: Makanan dan Minuman, Budidaya, Industri Kreatif Seni dan Budaya, Jasa Pariwisata dan Perdagangan, Manufaktur dan Teknologi Terapan, serta Bisnis Digital. Masing-masing kategori mendorong mahasiswa untuk menciptakan produk dan layanan yang berbasis inovasi serta memiliki potensi pasar yang jelas.

USU akan melakukan seleksi internal hingga dua kelompok terbaik untuk tiap kategori guna diajukan ke Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa). Bagi yang lolos, bantuan dana hingga 20 juta rupiah serta pendampingan intensif dari dosen dan mentor bisnis akan diberikan.

Selain itu, mahasiswa USU yang mengikuti P2MW juga berpeluang mengonversi kegiatan ini ke dalam bentuk Satuan Kredit Semester (SKS), serta diundang ke ajang nasional Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo 2025.

Proposal mahasiswa USU dapat diajukan melalui sistem SIM P2MW oleh pihak kampus sebelum 6 Juni 2025. Informasi lengkap tersedia di p2mw.kemdiktisaintek.go.id.

Mari manfaatkan kesempatan ini untuk menyalakan semangat kewirausahaan dan berkontribusi nyata bagi Indonesia yang lebih mandiri dan kompetitif!

(Dwi Garini Oktavianti)

Leave a comment