Hits: 39

Zoraya Balqis

Pijar, Medan. Pekerjaan rumah tangga kerap menjadi ikon rutinitas yang berkelanjutan. Alat setrika adalah salah satu perkakas yang mendukung kegiatan tersebut. Namun, apakah kamu pernah membayangkan jika setrika baju yang umumnya dilakukan di rumah dapat disulap menjadi olahraga yang memicu adrenalin? Extreme Ironing adalah jawabannya!

Extreme Ironing adalah olahraga menegangkan di mana masing-masing peserta membawa perlengkapan seperti papan setrika portabel, alat setrika, dan pakaian. Peserta akan menyetrika pakaian di lokasi atau situasi yang tak lazim untuk dijelajahi. Lokasi penyelenggaraan olahraga ini bisa dilakukan di hutan, di dasar lapisan es, bahkan di bawah air sungai yang dingin.

Sistem penyelenggaraan Extreme Ironing dapat dilakukan secara individu maupun kelompok. Penyetrika harus dapat menyetrika pakaian dengan hasil yang sempurna dalam kondisi yang tidak bersahabat. Semakin ekstrem kondisi yang diterjang penyetrika, semakin tinggi skor yang akan diperoleh.

Olahraga ekstrem ini pertama diperkenalkan oleh Phil Shaw di Leicester, Inggris pada tahun 1997. Terciptanya olahraga ini berawal dari pekerjaan rumah Shaw yang menumpuk, termasuk menyetrika pakaian. Shaw yang saat itu sedang kewalahan mencoba untuk mengkombinasikan pekerjaan rumah dengan olahraga yang sangat ia gemari, yakni panjat tebing. Setelah rutin melakukan dua kombinasi kegiatan tersebut, Shaw mulai mempromosikan Extreme Ironing melalui tur Internasional pada tahun 1999.

Fakta uniknya, Extreme Ironing memiliki kejuaraan Internasional yang diadakan per tahun. Selalu ada rekor baru terkait dari tingkat keunikan olahraga ekstrem ini. Tepat pada tahun 2003, John Roberts dan Ben Gibbons mencetak rekor, yaitu menyetrika pakaian sembari menjalani pendakian di Gunung Everest.

Tidak hanya terkenal dengan konsep yang tidak lazim, Extreme Ironing ternyata juga memiliki segudang manfaat yang dapat diketahui sebagai berikut.

Pertama, mengurangi stres dan kecemasan. Lokasi penyelenggaraan Extreme Ironing di alam terbuka dapat melepaskan hormon endorfin dan menciptakan suasana hati yang stabil. Penggabungan dua aktivitas ini menciptakan pengalaman yang menyegarkan pikiran.

Kedua, melatih kekuatan otot dan daya tahan tubuh. Perbedaan permukaan ekstrem yang dilalui oleh peserta dapat meingkatkan keseimbangan daya tahan tubuh menjadi jauh lebih kuat.

Ketiga, Pengembangan daya pikir yang penuh kreativitas. Setiap peserta dituntut untuk menemukan lokasi paling tidak biasa untuk menyetrika. Dari pengembangan ide tersebut, terlahirlah ide-ide luar biasa seperti menyetrika di balon udara, di pegunungan, dan lokasi menantang lainnya.

Keempat, memperluas relasi dengan para komunitas pecinta Extreme Ironing. Meskipun komunitas ini tidak seramai komunitas olahraga pada umumnya, sesama penggemar menjalin ikatan yang erat dengan membagikan pengalaman, tips, juga motivasi terkait Extreme Ironing.

Extreme Ironing juga dapat dijadikan sebagai realitas perlawanan terhadap rutinitas. Dalam dunia yang penuh dengan tekanan, ekspektasi sosial, dan cobaan, melakukan Extreme Ironing adalah salah satu pilihan untuk memberikan kebebasan dalam melatih fisik. Walaupun terdengar mustahil di awal, Extreme Ironing dapat menjadi sarana untuk keluar dari zona nyaman dan menuangkan ide-ide kreatif. Apakah kamu tertarik mencoba Extreme Ironing?

(Redaktur Tulisan: Kelly Kidman Salim)

Leave a comment