Hits: 11

Marshella Febriyanti Hutabarat

Balutan hangat sebuah dekap

Bisikan lembut penghantar lelap

Tatapan teduh mengusir lara

Dorongan kecil tanpa paksa

Beranjak menuju dewasa

Semua tak lagi bisa dirasa

Perlahan kian berjarak

Seiring waktu meninggalkan jejak

Tembok gengsi yang begitu tinggi

Jadi sosok penghalang diri

Ntah karena suara halusnya yang berganti

Keras menggelegar mengoyak hati

Bila diberi satu kesempatan

Ingin selamanya terjebak kanak-kanak

Menikmati hujan kemesraan

Dari ia yang kasihnya tak terhingga sepanjang masa

Leave a comment