Hits: 23

Icha Kumala Dewi

Pijar, Medan. Komik Siksa Neraka mampu membuat para pembacanya membayangkan tentang akibat dari perbuatan tidak baik yang dilakukan selama hidup di bumi. Komik ini menunjukkan gambaran akan ganjaran atau siksa neraka kelak jika melakukan perbuatan tidak baik.

Saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) pasti banyak yang mempunyai pengalaman membaca komik Siksa Neraka. Komik ini banyak di jual di pasar maupun toko buku. Selain itu, komik ini juga mudah kita temui di penjual-penjual yang ada di sekolah, terlebih lagi saat bulan Ramadan.

Komik Siksa Neraka memiliki cover (sampul) yang cukup fantastis saat pertama kali melihatnya. Ilustrasi di sampul tersebut sudah mampu menggambarkan tentang apa itu siksa neraka.

“Gambaran siksa neraka di komik ini bisa saya bilang cukup fantastis. Tubuh tercabik-cabik, organ dalam berhamburan, kulit mengelupas, tengkorak. Jika teringat tentang buku ini, saya bingung mengapa dari sekian buku yg ada, buku ini dipilih untuk anak-anak? Walaupun demikian, isi komik ini luar biasa inspiratif. Setelah membaca, saya jadi termenung dan teringat akan dosa-dosa saya,” ujar Nurul Putri dalam kolom komentar situs jaringan sosial GoodReads.

Komik ini menggambarkan sekumpulan orang-orang di neraka yang diikat, disiksa bahkan dimasukkan ke dalam kobaran api yang akan menghanguskan tubuh mereka.

Siksaan di komik tersebut tidak sampai di situ saja. Dilanjutkan dengan tangan atau lidah yang dipotong berkali-kali, punggung disetrika, hingga tubuh yang dicambuk dengan besi panas.

Gambaran siksa neraka yang pasti sangat membekas pada pembacanya adalah di saat besi raksasa merusak kemaluan wanita dan gunting raksasa memotong kemaluan pria. Gambaran siksa neraka tersebut ditujukan oleh orang-orang yang semasa hidupnya suka berzina atau memerkosa.

Siksa neraka begitu jelas digambarkan di dalam komik ini yang dibuat berdasarkan kisah perjalanan Isra Mikraj Nabi Muhammad saw. mengunjungi neraka. Neraka menjadi tempat penyiksaan untuk menebus dosa-dosa manusia selama hidup di dunia.

Komik ini sukses membuat para pembacanya takut akan berbuat dosa. Berbagai jenis siksaan digambarkan dengan sangat jelas berupa sketsa hitam putih berserta dialog-dialognya. Ada begitu banyak jenis siksa neraka tergantung jenis dan bobot dosa yang dilakukan.

Namun, komik ini memiliki pro dan kontra seperti dikutip dari cnnindonesia.com. Dosen Komunikasi Visual Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, Sandi Jaya Syaputra, menilai bahwa komik siksa neraka sebagian besar memuat torture porn (penyiksaan porno) buruk dari segi visual. Hal tersebut dikatakan karena anatomi tubuh seseorang yang digambarkan tidak baik dengan hanya menampilkan sosok menyeramkan dan bukan artistik.

“Visual komik tersebut mendeskripsikan apa itu neraka. Dangkal karena hanya bertujuan menakut-nakuti saja,” ujarnya.

Tak sampai di situ saja, komik ini juga dinilai pornografi karena menggambarkan sketsa orang-orang yang disiksa dalam keadaan telanjang. Walaupun sebenarnya orang tidak terlalu memperhatikan hal tersebut karena yang pertama kali terlintas di benak mereka adalah rasa menakutkan.
(Redaktur Tulisan: Rani Sakraloi)

Leave a comment