Hits: 150

Shafna Jonanda Soefit Pane

Pijar, Medan. Kita sudah sering melihat sebuah cafe yang menyediakan studio foto atau booth photo untuk para pengunjungnya. Namun, Sodam berbeda. Sodam menyediakan studio foto lengkap dengan kyobok dan hanbok yang dapat kalian sewa. Ruang tunggu berupa mini cafe dengan nuansa Korea juga dapat kamu kunjungi jika sedang ingin duduk santai, mengerjakan tugas, bahkan mengadakan event kecil-kecilan bersama teman!

Sodam Cafe & Studio terletak di Jalan Setiabudi Ps. II Nomor 45, Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan. Sodam resmi buka pada 31 Desember 2022 dengan waktu operasional Selasa-Minggu, dari pukul 10.00-20.00 WIB. Terkhusus di hari Minggu, Sodam mulai buka pada pukul 11.00-21.00 WIB.

Kata Sodam sendiri diambil dari kalimat “sojunghan siganeul damda”. Kata “so” dari sojunghan dan “dam” dari damda, berarti waktu yang berharga atau waktu yang baik. Namun, kata Sodam juga memiliki arti sendiri dalam bahasa Korea, yaitu menarik.

Sodam Cafe & Studio pada awalnya dikonsep hanya sebagai tempat untuk menyewa kyobok—seragam sekolah khas negara Korea, serta hanbok—baju tradisional dari negara Korea. Sodam ingin memberikan kesempatan kepada orang-orang untuk ikut merasakan bagaimana menggunakan pakaian seragam sekolah yang ada di Korea. Sama halnya dengan Hanbok, yang bahkan di Korea sendiri sulit untuk dimiliki karena harganya yang relatif mahal.

Berbagai macam masakan Korea ditawarkan di Sodam, diantaranya ada beef bulgogi bibimbab, tteobokki, beef bulgogi kimbab, kimbab original, bibimbab original, ice cream waffle, kkoma kimbab, dan gamja thwigim.

Kemudian, ada menu spesial yang tidak boleh Anda lewatkan jika mampir ke Sodam, yakni bungeoppang—kue berbentuk ikan dari Korea dengan kacang merah sebagai isiannya. Untuk minuman, Sodam menyediakan berbagai macam jenis latte, milkshake, tea, ade, juice and smoothies, serta dalgona coffee.

Makanan yang menjadi top three menu favorit para pengunjung ketika datang ke Sodam, ialah bibimbab, kimbab, dan bungeoppang. Bungeoppang dikenal cukup populer terutama di kalangan penggemar K-pop, karena bentuknya yang unik seperti ikan.

Untuk minuman, seluruh menu dengan bahan dasar stroberi menjadi favorit karena buah yang digunakan dipetik langsung dari kebun stroberi yang ada di Brastagi.

“Nah, karena kalau kita ke tempat sewa baju gitu, selesai foto-foto pasti haus juga, kan. Makanya kita kepikiran gimana kalau buat ruang tunggu atau mini cafe gitu yang juga ngejual makanan dan minuman,” ucap Ovi Rista Tamariska Sitepu—atau lebih akrab disapa Obi, selaku salah satu owner dari Sodam Cafe & Studio.

Selain menjadi studio foto dan mini cafe sebagai ruang tunggu, Sodam sendiri juga memberikan kesempatan untuk para pengunjung yang ingin mengadakan acara bersama teman-temannya.

“Ini jadi buka kesempatan baru juga. Contohnya, kalau ada fanbase yang mau buat acara event kaya nonton bareng, cafe event, birthday event, atau cuma sekadar meet and greet aja, bisa di Sodam, gitu,” jelas Obi.

Sodam juga cocok menjadi tempat untuk sekadar menghabiskan waktu bersama teman di waktu senggang, ataupun mengerjakan tugas. Tempatnya yang nyaman ditambah iringan lagu-lagu K-pop bisa membuat kamu terhibur saat bermain ke sana.

“Sodam ini nyaman banget. Kalau udah di sini maunya lama-lama aja, gamau pulang. Owner-nya ramah banget! Makanannya enak-enak lagi! Harganya standarlah ya, sesuai sama rasanya yang enak. Terutama bungeoppang-nya. Dijamin nagih!” ucap Ola, salah satu pengunjung yang sudah beberapa kali mengunjungi Sodam.

Obi dan Shion, sebagai pemilik dari Sodam, berharap Sodam semakin berkembang, dari segi menu, fasilitas, pelayanan, dan tempat.

“Sesuai dengan namanya, kami berharap orang-orang yang datang bisa mendapatkan waktu yang berharga selama di Sodam. Diharapkan juga Sodam bisa menarik di mata orang Indonesia, khususnya daerah Medan. Semoga Sodam juga bisa cepat upgrade tempat yang lebih besar biar bisa nampung pengunjung lebih banyak. Jadi, mereka bakalan tertarik buat datang dan cobain experience-nya di Sodam,” tutup Obi.

(Redaktur Tulisan: Marcheline Darmawan)

Leave a comment