Hits: 1112

Nur Agustilahmi Nasution

Pijar, Medan. Pada tahun 2022 lalu Tulus merilis album yang bertajuk Manusia. Dalam album ini tedapat 10 lagu yang salah satunya adalah lagu “Satu Kali”. Lirik dari lagu ini diciptakan oleh Tulus sementara untuk melodi dan chord merupakan hasil kerja sama Tulus bersama dengan Yoseph Sitompul.

Lagu ini memiliki makna mendalam dan penuh pelajaran hidup. Meskipun begitu, “Satu Kali” tidak setenar lagu lain dalam album yang sama, seperti “Hati-Hati di Jalan”.

“Satu Kali” menjelaskan kepada kita tentang betapa pentingnya masa-masa yang ada di dalam kehidupan karena hanya datang sekali dalam seumur hidup. Selain itu, lagu ini juga mengingatkan kepada para pendengarnya untuk tidak menyia-nyiakan waktu dan kesempatan dalam hidup. Mengingatkan untuk selalu memberikan yang terbaik dalam setiap bagian kehidupan karena waktu tidak akan bisa diulang.

Untuk matamu yang basah tak berhenti

Untuk tawa yang datang sesekali

Di titik gelap dan terang yang berganti

Gemuruh angin berbagai penjuru

Di bagian awal dalam penggalan lirik lagu “Satu Kali” ini, Tulus menggambarkan tentang berbagai keadaan dan kondisi yang dialami oleh manusia. Terkadang, manusia menangis dan juga tertawa. Kehidupan juga selalu dipenuhi dengan banyaknya hambatan dan masalah yang datang dari berbagai penjuru.

Ringkihlah asa

Hilanglah harap

Terbuanglah waktu

Pada bagian ini, menceritakan bahwa manusia mudah sekali merasa kecewa dan putus asa ketika harapan yang diinginkan tidak sesuai dengan kenyataan. Kemudian, akan membuat semangat hidup menjadi hilang. Padahal tanpa disadari, banyak waktu yang akan terbuang dan akhirnya berujung menjadi penyesalan.

Kata-kata yang digunakan dalam lagu “Satu Kali” disusun dengan begitu indah. Pesan di dalamnya juga dapat tersampaikan dengan baik kepada pendengar sehingga sangat cocok didengarkan oleh siapa saja, terkhusus kepada seseorang yang merasa gundah.

Sarat akan makna, lagu “Satu Kali” berisi penggalan-penggalan lirik tentang kehidupan yang sedang ia jalan, yakni ketika seseorang sedang menyesal. Ketika seseorang merasa bahwa ia telah banyak membuang waktu yang begitu berharga tanpa melakukan suatu tindakan yang berarti.

Semenjak dirilis pada Kamis, 3 Maret 2022,  “Satu Kali” telah banyak disukai oleh penikmat lagu di Indonesia. Hal ini terbukti dari video lirik resmi yang telah ditonton sebanyak 3,9 juta kali di akun YouTube resmi milik Tulus.

Banyak pujian dan komentar positif yang diberikan terhadap lagu ini seperti dikutip dari kolom komentar video lagu “Satu Kali” di akun YouTube Tulus. Terdapat banyak respon penggemar mengenai lagu tersebut, di antaranya sebagai berikut:

“Albumnya benar-benar mempresentasikan sisi humanis yang ada di dalamnya. Sangat dekat dengan kehidupan kita semua, tetapi tetap disajikan secara puitis dan agung,” tulis akun rikiakbar4025.

“Melodi sederhana. Nnamun, liriknya membawa pesan yang begitu mendalam. Lagu ini akan menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih menghargai kehidupan. Selamat Tulus,'” tulis akun jujupedia3432.

(Redaktur Tulisan: Rani Sakraloi)

Leave a comment