Hits: 75
Umniyatiy Nurul Atqiya
Setelah hampir sebulan lamanya melaksanakan ibadah puasa Ramadan, perayaan hari raya Idulfitri tentunya menjadi momen yang paling dinantikan para umat muslim di dunia. Hari besar ini juga disebut dengan hari kemenangan umat Islam karena telah berhasil mengalahkan hawa nafsu selama berpuasa Ramadan.
Di Indonesia sendiri, tradisi Lebaran dimulai dengan melakukan salat Idulfitri, kemudian dilanjutkan dengan halalbihalal atau mengunjungi rumah keluarga dan tetangga, melakukan sungkeman dan bermaaf-maafan, serta tidak lupa menyantap beragam hidangan Lebaran. Mudik atau pulang ke kampung halaman pun menjadi tradisi bagi para perantau yang ingin berlebaran bersama dengan keluarga.

(Fotografer: Umniyatiy Nurul Atqiya)
Lalu, bagaimana dengan tradisi perayaan hari raya Idulfitri di negara lain? Berikut adalah beberapa tradisi merayakan Idulfitri berbagai negara di dunia:
- Arab Saudi
Sama halnya dengan hari Lebaran di Indonesia, setelah melaksanakan salat Idulfitri, masyarakat muslim Arab Saudi makan bersama keluarga dan mendatangi rumah setiap saudara dan tetangganya. Namun, ada yang unik pada tradisi Lebaran di Arab Saudi.
Hari istimewa ini dimeriahkan dengan festival pertunjukan seni seperti pertunjukan teater, pembacaan puisi, parade musik, tari, dan pertunjukkan seni lainnya. Selain itu, mereka juga menghias rumah dengan pernak-pernik hiasan khas hari raya Idulfitri.
- Mesir
Jika di negara lain Idulfitri dirayakan selama dua hari, lain halnya dengan Mesir yang merayakan Idulfitri selama empat hari berturut-turut. Di Mesir, mereka hanya melakukan halalbihalal dengan keluarga saja, tidak dengan tetangga di sekitar tempat tinggal mereka.
Selain itu, penduduk Mesir juga menggelar makan bersama dengan keluarga. Makanan khas Mesir yang biasa dihidangkan saat Lebaran adalah Fata yang terbuat dari campuran beras, daging, bawang dan cuka, serta Ranja yang terbuat dari ikan asin dan acar.
- Jepang
Tradisi Lebaran di Jepang ternyata tak jauh berbeda dengan negara kita. Masyarakat muslim yang ada di Jepang juga melakukan sungkeman dan silaturahmi ke rumah umat muslim lainnya dan berbagi makanan.
Namun, tradisi Lebaran di Jepang tidak seramai di Indonesia sebab umat muslim di negara ini termasuk dalam kelompok minoritas. Kebanyakan umat muslim yang ada di Jepang merupakan imigran atau perantau, sehingga jarang ada makanan khas Jepang yang dihidangkan saat hari Lebaran. Makanan yang dihidangkan menyesuaikan dengan hidangan Lebaran asal negara masing-masing.
Hal ini dikonfirmasi oleh Nirwan Ramadhan, seorang perantau asal Indonesia yang saat ini bekerja di Jepang. Nirwan berkata bahwa sebagai kaum minoritas, perayaan Lebaran di Jepang diadakan sekadarnya saja.
“Sudah empat kali merayakan Lebaran di Jepang. Tradisi Lebaran di sini sama aja sih, kayak di Indonesia, cuma enggak seramai di sana. Abis salat id itu langsung video call keluarga yang ada di Indonesia terus kita makan bareng-bareng,” jelas Nirwan menceritakan pengalamannya.
- Turki
Satu tradisi unik yang rutin dilaksanakan setiap Idulfitri di Turki adalah Festival Gula atau Seyker Bayram yang juga merupakan sebutan lain dari hari raya Idulfitri. Pada perayaan ini, orang-orang akan mengenakan bayramlik, pakaian khas Turki. Dinamakan Festival Gula sebab masyarakat muslim di Turki mengantarkan makanan-makanan manis ke rumah-rumah tetangga terdekat setelah melakukan sungkeman di hari Lebaran. Ada yang memberikan cokelat, permen, uang koin, atau makanan khas Turki.
- Afghanistan
Tradisi unik merayakan Idulfitri di Afghanistan disebut Tokhm-Jangi atau perang telur. Tradisi ini biasanya diikuti oleh para laki-laki muslim setelah salat id. Mereka akan berkumpul di lahan yang luas dan saling memecahkan telur rebus yang mereka bawa. Telur yang tidak pecah akan dianggap sebagai pemenang.
- India
Di India, tradisi Lebaran dimulai dari malam terakhir Ramadan. Malam ini dinamakan Chaand Raat. Pada malam ini, masyarakat muslim di India akan pergi ke pasar untuk berbelanja. Lalu di esok harinya, yaitu hari pertama Idulfitri, para perempuan akan menghias tangannya dengan henna dan mengenakan pakaian tradisional. India juga memiliki makanan khas Idulfitri yaitu Siwaiyaan. Siwaiyaan adalah dessert tradisional India yang terbuat dari bihun kering yang dilapisi gula dan disajikan dengan susu.
Wah! Ternyata tiap negara memiliki keunikan dalam merayakan Lebaran, ya! Walaupun dirayakan dengan cara yang berbeda, ada satu hal yang sama, yaitu bersilaturahmi dengan keluarga dan makan bersama dengan menu masakan Lebaran yang khas di tiap negara. Kalau kamu, tertarik mencoba tradisi Lebaran yang mana tahun ini?
(Redaktur Tulisan: Marcheline Darmawan)

