Hits: 40

Alya Ridzki Nazahwa

Pijar, Medan. Kejuaraan Dunia Formula 1 Powerboat Lake Toba atau F1 H2O telah sukses diselenggarakan di kawasan Pelabuhan Muliaraja Napitulu, Danau Toba, Sumatera Utara pada 24-26 Februari 2023. Perhelatan besar berskala internasional ini menjadi salah satu kebanggaan bagi masyarakat Indonesia, khususnya provinsi Sumatra Utara.

Sebanyak 10 tim dan 20 pilot dari 12 negara berbeda datang memeriahkan kejuaraan dunia tersebut. Negara yang berpartisipasi diantaranya adalah Amerika Serikat, Swedia, Perancis, Australia, Inggris, Uni Emirat Arab, Portugal, Finlandia, Belanda, Norwegia, Italia, dan Polandia.

Hingga kini, gelaran F1 H2O telah dilaksanakan di 39 negara. Di tahun 2023, Indonesia terpilih menjadi tuan rumah ajang internasional ini untuk pertama kalinya. Danau Toba dipilih sebagai lokasi kompetisi karena merupakan salah satu dari lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).

Kesuksesan acara MotoGP di Mandalika, Nusa Tenggara Barat, menjadi latar belakang terselenggaranya kegiatan F1 H2O. Melalui kegiatan ini, pemerintah Indonesia dapat mendorong perkembangan perekonomian masyarakat lokal. Warga sekitar juga berkesempatan untuk aktif berpartisipasi sebagai sukarelawan dalam ajang tersebut.

Sektor pariwisata mengalami peningkatan yang paling besar. Dengan diselenggarakannya F1 H2O di Danau Toba, jumlah wisatawan domestik maupun manca negara melonjak naik. Bisnis penginapan, restoran, dan pedagang di sekitar ikut memanfaatkan momentum besar ini.

Ajang balap perahu motor yang diselenggarakan oleh Union Internationale Motonautique (UIM) ini memiliki keunikan tersendiri dibandingkan ajang balap lainnya. Mesin yang digunakan pada perahu dirancang khusus untuk dapat mencapai kecepatan lebih dari 200km/jam di atas air.

Keunikan lainnya terdapat pada sirkuit atau lintasan balap yang berada di atas air. Sirkuit dengan panjang lintasan 2,2 km ini menyesuaikan bentuknya dengan kondisi geografis danau vulkanik. Jalur lurus yang panjang, tikungan tajam, serta rintangan-rintangan menguji kelincahan, kecepatan, keterampilan, dan daya tahan para pilot.

Namun, kendala juga terjadi ketika acara berlangsung pada Sabtu (25/02/23). Angin yang berhembus ke arah timur laut mengakibatkan gelombang air naik dan mengharuskan perlombaan ditunda.

Penundaan tidak membuat para pembalap patah semangat. Dua balapan kemudian dilangsungkan pada Minggu (26/02/23). Dikutip dari situs sport.tempo.co, Raimondo Di San Germano, perwakilan H2O Racing, menjelaskan bahwa para pembalap berkomitmen dalam berkompetisi dan menjadikan hal ini sebagai tantangan baru.

Peristiwa ini mencetak sejarah baru di perairan Danau Toba, karena hadirnya dua balapan dalam satu hari baru pertama sekali terjadi dalam sejarah Kejuaran Dunia

Powerboat F1 Lake Toba- mediapijar.com
Bartek Barszalek (kiri) sebagai pemenang Kejuaraan Dunia Formula 1 Powerboat Lake Toba. (Sumber Foto: Instagram @f1h2o.id)

Kemenangan ajang ini diraih oleh pembalap asal Polandia, Bartek Marszalek, setelah ia berhasil meraih kemenangan pada babak kualifikasi dan race 1. Membelah sirkuit sepanjang 2,2 km sebanyak 18 putaran membawanya ke atas podium. Presiden Joko Widodo turut hadir dan memberikan piala kepada para pemenang Kejuaraan Dunia F1 H2O.

(Redaktur Tulisan: Marcheline Darmawan)

 

Leave a comment