Hits: 209

Nadila Tasya Tanjung

Pijar, Medan. Sepak bola dan bersepeda merupakan dua olahraga yang berbeda. Namun, bagaimana bila sepak bola dan bersepeda disatukan menjadi satu olahraga yang unik? Olahraga cycle ball jawabannya. Cycle ball ialah jenis olahraga yang menyatukan dua cabor sekaligus menjadi olahraga baru unik yang pernah ada.

Cukup asing memang jika mendengar bermain bola sambil bersepeda. Namun, ternyata olahraga unik yang satu ini sudah dikenalkan pertama kali di Jerman pada 1893 dengan penemunya Nicholas Edward Kauffman. Untuk kejuaraan dunia, cycle ball atau rad ball ini dilakukan pertama kali pada 1959 di Stuttgart, Jerman.

Semakin berkembangnya zaman, olahraga cycle ball semakin diminati oleh masyarakat. Bahkan sudah merambah ke berbagai negara seperti Jerman, Italia, Jepang, Denmark, hingga Indonesia.

Cycle ball layaknya permainan sepak bola pada umumnya, yaitu kedua tim saling memperebutkan dan menggiring bola dalam mencetak gol pada gawang lawan untuk mendapatkan poin dan memenangkan pertandingan. Uniknya, olahraga ini dimainkan dengan menggunakan sepeda tanpa rem atau dikenal dengan sepeda fixed-gear.

Cycle Ball - mediapijar.com
Tampak para pemain cycle ball saling memperebutkan bola untuk mencetak gol ke gawang lawan masing-masing
(Sumber Foto: gettyimages.ie.com)

Umumnya olahraga ini menandingkan dua tim yang terdiri dari dua pemain saja, di mana salah satu pemainnya bisa berperan menjadi penjaga gawang. Namun, dalam permainan berskala besar olahraga ini dimainkan oleh enam orang dalam dua tim yang saling bersaing dalam mencetak gol ke gawang lawan. Biasanya, cycle ball hanya dilakukan di dalam satu ruangan berukuran 11 m x 14 m atau setengah lapangan kecil dari lapangan sepak bola aslinya.

Olahraga unik yang satu ini juga memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Selain memiliki kekuatan tubuh yang kuat dan fit, olahraga cycle ball juga memiliki manfaat lain, seperti melatih ketangkasan juga ketelitian agar terhindar dari cedera otot dan dapat melatih kekuatan otot kaki serta tangan dalam menggowes sepeda.

Cycle ball tidak dapat sembarangan dimainkan, lho! Olahraga ini juga memiliki beberapa aturan permainan, seperti dilarang melibatkan tangan dalam mencetak gol, dilarang menyentuh lantai, hingga pencetakan gol yang hanya boleh dilakukan menggunakan roda depan dan belakang sepeda saja. Selain itu, olahraga ini juga tidak mengenal gender dalam permainannya. Olahraga ini dapat dimainkan oleh kaum wanita juga.

Tak jarang banyak masyarakat antusias dan tertarik memainkan olahraga ini. Selain unik,  cycle ball bermanfaat dalam melatih ketangkasan dan kecepatan seseorang dalam bermain sepak bola sambil bersepeda. Seorang pemain cycle ball juga harus memiliki “jam terbang” yang tinggi agar dapat memainkan olahraga ini dengan asyik dan lihai. Jadi, apakah kamu tertarik untuk mencobanya?

(Redaktur Tulisan: Laura Nadapdap)

Leave a comment