Hits: 162

Fanny Novitadewi / Anggun Anggryani Tobing

Disclaimer: Berita hanya memuat informasi dari paslon yang bersedia diwawancarai Pijar

Pijar, Medan. Sempat tertunda, Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) USU kembali menggelar Pemilihan Raya (Pemira) 2022 dengan sistem luring. KPUM telah mengumumkan dua paslon Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa USU yang akan bersaing.

Salah satu capres nomor urut 01 yaitu Rahmat Ramadhana Imran, seorang mahasiswa Fakultas Hukum angkatan 2019 serta cawapresnya Daniel Sahata Sianturi, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik angkatan 2019.

Rahmat dan Daniel memiliki visi untuk menjadikan Pemerintahan Mahasiswa USU sebagai wadah bagi aspirasi mahasiswa sekaligus menciptakan pemerintahan mahasiswa yang responsif, kritis, dan kreatif. Adapun tiga fokus utama yang dijadikan sebagai misi memajukan USU, yaitu:

  1. Mewujudkan wadah aspirasi yang dapat mengoordinir setiap aspirasi dari mahasiswa USU;
  2. Menjadikan USU sebagai pionir pergerakan mahasiswa di Sumatera Utara; dan
  3. Membuat program yang berbasis pada prestasi dan kreativitas mahasiswa.

Visi misi yang mereka gaungkan didukung dengan delapan program kerja unggulan. Melalui program kerja ini diharapkan mampu menjadikan USU dan mahasiswanya lebih baik. Program kerja itu, yakni:

  1. Komunikasi, Aspirasi & Saran (KOAS)
  2. Wadah Pemersatu Mahasiswa (WARNA)
  3. Mendengarkan Aspirasi Kawan-Kawan (Speaking Box)
  4. Peduli dan Abdi Desa (PELANDES)
  5. Gerakan Inovasi Berkarya (GEROBAK)
  6. Sekolah Pema Eksekutif
  7. Informasi Advokesma (Irama)
  8. In Sportifity Hub Program

PELANDES merupakan program kerja unggulan yang mereka utamakan. Rahmat berharap dengan adanya PELANDES ini semua mahasiswa USU bisa terjun langsung untuk mengabdi kepada masyarakat. “USU akan punya desa binaan untuk pengabdian. Kita hadir untuk mengimplementasikan nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi,” tuturnya.

“Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat”. Kalimat tersebut menjadi motto dan motivasi bagi Rahmat untuk menjadi seorang Presiden Mahasiswa USU. Ia menganggap amanah tersebut dapat menjadi sarana baginya untuk memberikan manfaat dan kemajuan bagi mahasiswa dan USU. Kandidat nomor urut 01 ini juga memiliki slogan “Bersatu Untuk USU”.

Mencalonkan diri melalui jalur independen, pasangan ini tidak diusung oleh Kelompok Aspirasi Mahasiswa (KAM), berbeda dengan paslon yang menjadi lawannya yang diusung oleh KAM Rabani. Rahmat dan Daniel ingin membuktikan bahwa menjadi pemimpin tidak harus berasal dari organisasi dan murni berasal dari kalangan mahasiswa biasa.

“Saya maju karena ingin mewakilkan para mahasiswa yang tidak ada latar belakang dan tidak tergabung di organisasi, independen itu memanfaatkan suara-suara mahasiswa tersebut,” jelas Rahmat.

Rahmat dan Daniel menyatakan bahwa mencalonkan diri secara independen merupakan letak kekuatan mereka karena merasa adanya keterkaitan dan hubungan murni kepada seluruh kalangan mahasiswa USU. Namun, hal tersebut tidak berarti proses yang dilalui berjalan tanpa hambatan. “Kalau persiapan sejuh ini Insyallah sudah 90%, tetapi kembali lagi, kita merencanakan tetapi kita tidak bisa memutuskan. Usaha, doa, dan tawakal,” jelas Rahmat optimis.

(Redaktur Tulisan: Laura Nadapdap)

Leave a comment