Hits: 138

Grifin Angelina

Pijar, Medan. Penikmat musik indie pop mungkin sudah tidak asing lagi dengan Boy Pablo, salah satu band musik indie asal Norwegia yang terdiri dari Nicolás Muñoz, Gabriel Muñoz, Judah, dan Kubendran Esteban Muñoz. Boy Pablo selalu berhasil menghipnotis pendengarnya seakan tenggelam dalam indahnya alunan musik mereka. Pada tahun 2018, mereka mengeluarkan album dengan tajuk Soy Pablo beserta tujuh lagu di dalamnya.

Salah satu lagu yang menarik banyak perhatian dari album Soy Pablo adalah “Sick Feeling”. Lagu ini disuguhi instrumen slow beat dan lirik yang sangat puitis. Secara harfiah, lirik lagu ini menceritakan bagaimana seseorang yang harus meninggalkan sesuatu atau seseorang yang padahal ia sendiri tidak siap untuk ditinggalkan. Ditambah ciri khas lagu indie pop, lagu ini berhasil menciptakan suasana perpisahan yang sebenarnya.

Akan tetapi, arti sebenarnya lagu ini cukup mengejutkan banyak orang. Yang pada awalnya dikira bercerita tentang perpisahan antara dua insan yang sedang kasmaran, ternyata hanyalah perpisahan Nicolás Pablo Muñoz, selaku penulis lagu dan lead vocal Boy Pablo, dengan playstasion tercintanya yang tidak dimainkan lagi karena ia sudah beranjak dewasa.

Walau begitu, dalam wawancara yang dilakukan bersama Genius, Boy Pablo mengungkapkan bahwa lagu ini tidak sebatas interpretasi awalnya saja. Semua orang berhak menggambarkan perasaannya apabila sesuai dengan lagu “Sick Feeling” ini. Penggalan lirik yang menarik banyak perhatian terletak pada reff lagu, yang menunjukkan betapa pahitnya makna perpisahan terlebih apabila tidak siap untuk menghadapinya.

What a sick, sick feeling

To let you go, my dear

‘Cause I was not prepared to

Let you go, let you go

Ada banyak pesan yang dapat diambil dari lagu “Sick Feeling”. Lagu ini mengajarkan kita untuk mengikhlaskan sesuatu atau seseorang demi kebaikan bersama. Tidak hanya itu, lagu ini juga menyakinkan kita bahwa di setiap perpisahan akan ada sesuatu yang indah di masa depan yang selalu mengikuti kita. Tak luput lagu ini juga mengungkapkan bahwa perpisahan adalah momen yang sangat menyakitkan dan semua orang tidak siap akan adanya perpisahan.

Terlepas dari makna lagu yang sangat mendalam. Boy Pablo cukup memberi perhatian kepada musik video lagu ini. Suguhan sederhana yang hanya diisi oleh Nicolás Pablo Muñoz sendiri bersama gitar kecil di pinggir sungai, tetapi cukup menggambarkan suasana kesepian dan sunyi. Ekspresi dan emosional yang ditunjukkan juga sangat mewakili perasaan para pendengar lagu ini.

Lagu berdurasi 2 menit 35 detik ini sudah ditonton sebanyak 12 juta kali di kanal Youtube 777tv dan meraih 51 juta pendengar di Spotify. Lagu ini sangat cocok untuk didengar semua kalangan usia.

(Redaktur Tulisan: Laura Nadapdap)

Leave a comment