Hits: 41

Stella Regina Christy

Pijar, Medan. Sebagai rangkaian program Wired 4 Work! (W4W!) 2.0, Dampak Sosial Indonesia bersama dengan Plan Internasional Indonesia hadir menyelenggarakan webinar bertajuk “Pelatihan Kesiapan Kerja”, Rabu (23/2/22) melalui Zoom. Dengan dipandu oleh Annisa Ghina selaku moderator, webinar tersebut menghadirkan Dinar Syarita Bakti selaku Vice President of People & Culture at Virus Media sebagai narasumber.

Webinar yang didukung oleh Accenture Global ini diselenggarakan dengan tujuan agar kaum muda dapat belajar mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.

Dinar mengatakan, seleksi administrasi berupa CV (curriculum vitae), portofolio, dan surat pengantar adalah tahap pertama dalam alur rekrutmen yang akan dialami oleh para pencari kerja. Setelah dokumen-dokumen tersebut selesai diperiksa oleh HRD (human resource development), kandidat yang sesuai dengan kriteria seleksi akan diundang untuk melakukan wawancara. Jika berhasil, kandidat yang diterima akan diberikan surat penawaran yang dapat diterima ataupun ditolak oleh para kandidat.

Sesi foto bersama yang dipandu oleh moderator melalui Zoom Meeting. (Sumber foto: Dokumentasi Pribadi)

“Kalau masih ada hal yang ingin dinegosiasikan maka kamu akan masuk ke tahap negosiasi. Namun, kalau kamu sudah setuju, kamu akan masuk ke tahap tanda tangan kontrak. Setelah itu, kesimpulannya adalah kamu sudah resmi diterima di perusahaan itu,” jelas Dinar mengenai tahap akhir alur rekrutmen.

Selanjutnya, Dinar mengajarkan cara menulis CV serta penempatan surat pengantar dan portofolio yang tepat. Dinar juga menganjurkan untuk mengaktivasi aplikasi LinkedIn serta turut membagikan pengalamannya membangun koneksi melalui media sosial profesional tersebut.

Selain membahas proses pencarian kerja, Dinar menjelaskan kesetaraan gender dan hak pekerja dalam dunia kerja. Menurutnya, laki-laki dan perempuan memiliki hak yang sama di lingkungan kerja, baik dalam pekerjaan maupun hubungan antara kerja dan kehidupan. Ketika mengalami perbedaan atau perlakuan yang tidak setara di lingkungan kerja, akan selalu ada pilihan untuk bertahan atau keluar.

(Redaktur Tulisan: Rassya Priyandira)

Leave a comment