Hits: 119

Muhammad Afif Ramadhan / Laura Nadapdap

Pijar, Medan. Indonesia merupakan salah satu dari negara-negara yang memiliki ketangguhan dalam olahraga bulu tangkis. Ditambah lagi, antusias masyarakat Indonesia yang begitu tinggi dalam menonton dan menantikan setiap laga serta kompetisi, baik tingkat nasional maupun internasional. Termasuk dua turnamen bergengsi ini, Piala Thomas dan Uber.

Piala Thomas dan Uber merupakan kompetisi dalam bulu tangkis yang dimainkan secara beregu. Artinya, satu negara akan menjadi satu regu untuk mewakili negaranya masing-masing, lalu melawan regu dari negara lain. Dalam laga kompetisi ini, tiap regu akan melalui berbagai tahap. Mulai dari babak penyisihan grup, perempat final, semifinal, hingga babak akhir yang akan mempertemukan kedua regu terbaik di babak final. Salah satu regu yang menjadi pemenang akan membawa pulang Piala Thomas maupun Uber ke negara mereka.

Meski sama-sama kompetisi beregu, Piala Thomas dan Uber ternyata sangat berbeda, loh. Yuk, simak perbedaannya!

Perebutan Piala Thomas diperuntukkan bagi regu atlet bulu tangkis putra. Perwakilan atlet putra terbaiklah yang akan berlaga, baik itu dalam partai tunggal maupun ganda. Sedangkan Piala Uber dipertandingkan bagi regu atlet bulu tangkis putri. Tunggal putri dan ganda putri. Berarti, dalam Thomas Cup ataupun Uber Cup tidak mempertandingkan partai ganda campuran.

Selain itu, dua kompetisi ini berbeda dalam waktu pelaksanaannya. Perebutan Piala Thomas diselenggarakan dalam jangka waktu dua tahun sekali. Sedangkan Piala Uber dilaksanakan tiga tahun sekali. Namun, pada tahun 1984 kedua turnamen ini dijadikan satu dan jangka waktu pelaksanaannya diselaraskan menjadi setiap dua tahun sekali.

Tak kalah menarik untuk diketahui, sejarah di balik nama ajang bulu tangkis bergengsi ini pun berbeda. Dikutip dari pbdjarum.org, ajang Piala Thomas dan Uber merupakan kompetisi yang namanya diambil dari kedua pemain legendaris bulu tangkis dunia yang memiliki segudang prestasi.

Piala Thomas berasal dari nama ketua pertama federasi bulu tangkis dunia yang disebut International Badminton Federation (IBF). Pria asal Inggris itu bernama George Alan Thomas. Sama-sama berasal dari nama pebulu tangkis Inggris legendaris, Piala Uber diambil dari nama Betty Uber.

Piala Thomas pertama dilaksanakan di Preston, Lancashire, Inggris pada tahun 1949. Negara yang berhasil membawa pulang Piala Thomas pertama tersebut adalah Malaya, yang kini namanya dikenal dengan Malaysia. Ketika itu, mereka berhasil mengalahkan tim beregu Denmark di babak final.

Indonesia, negara terbanyak meraih gelar juara dalam ajang Thomas Cup dan berhasil raih gelar ke-14 nya  (17/10/21). (Sumber foto: sport.detik.com)

Sedangkan perebutan Piala Uber pertama kali dimenangkan oleh Amerika Serikat pada tahun 1957. Piala itu dibawa pulang usai menghentikan laju regu Denmark pada partai final di Lanchashire, Inggris.

Menurut catatan sejarah, hingga saat ini Indonesia merupakan negara yang mendominasi gelar terbanyak pada Piala Thomas dengan perolehan sebanyak 14 gelar kali juara. Sedangkan negara Cina merupakan negara yang mendominasi gelar terbanyak di kompetisi Uber Cup dengan mengantongi 15 gelar juara.

Nah, itu dia beberapa perbedaan dari Thomas Cup dan Uber Cup. Selanjutnya, Sobat Pijar jangan keliru lagi ya!

(Redaktur Tulisan: Muhammad Farhan)

Leave a comment