Hits: 86
Muhammad Farhan
Pijar, Medan. Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Suara USU telah melangsungkan pelantikan pengurus Suara USU periode 2021-2022, Minggu (26/9/21). Pelantikan ini dilangsungkan secara daring maupun luring, di mana beberapa tamu undangan hadir langsung di lokasi acara yang bertempat di Gedung Anjungan Melayu, Jalan Setia Budi No. 39-B serta secara daring melalui Zoom.
Sebanyak 76 orang pengurus LPM Suara USU periode 2021-2022 dilantik langsung oleh Staff Ahli Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Sumatera Utara, Imam Bagus. Turut hadir juga beberapa alumni dan pendiri LPM Suara USU Rusli Harahap, Wakil Presiden Mahasiswa USU Anas Alfarizi serta beberapa perwakilan pers mahasiswa se-Sumatra Utara.
Muhammad Fadhlan Amri, Pimpinan Umum LPM Suara USU terpilih menekankan bahwa saat ini penting bagi pers mahasiswa memiliki idealisme dan peran nyata di tengah masyarakat. Sebab, pers seharusnya menuntun masyarakat untuk bebas dari kegelapan dan kebodohan.
“Pers menuntun masyarakat untuk keluar dari kegelapan dan kebodohan. Namun, saat ini yang kita lihat bahwa banyak pers hanya memandang kucuran dana dengan tuntutan serta dalih ekonomi. Saat ini, masyarakat bersandar di pundak kita, di pundak pers mahasiswa. Untuk itu, pers mahasiswa tak boleh mati. Pers mahasiswa adalah indikasi demokrasi yang ada di kampus. Pers mahasiswa adalah bentuk dari sebuah harapan dan sebuah keniscayaan dari demokrasi yang selalu kita cita-citakan,” kata Fadhlan.
Sementara itu, Staff Ahli Rektor Bidang Kemahasiswaan, Imam Bagus juga menyampaikan bahwa lembaga pers mahasiswa adalah sarana yang produktif guna membentuk sarjana yang berkarakter.
“Pers mahasiswa adalah sarana produktif dalam membentuk sarjana yang berkarakter dan mempunyai kepribadian bertanggung jawab. Sebagai garda terdepan dan institusi yang memiliki kapasitas serta kualitas dalam mencetak sumber daya manusia yang positif, inovatif, berkarakter, dan bertanggung jawab,” ucap Imam Bagus.
Senada dengan Imam Bagus, Kurniadi Syahputra yang merupakan Demisioner Pimpinan Umum periode 2020-2021 menuturkan bahwa Suara USU harus menjadi garda terdepan, menjadi pionir dalam menggiatkan literasi.
“Kita sebagai generasi muda harus tetap melanjutkan perjuangan mahasiswa untuk selalu berada di garda terdepan untuk menyampaikan informasi dengan baik dan benar. Dengan tema literasi saya berharap Suara Usu ini akan menjadi pionir bagi mahasiswa lain agar sekiranya kita mampu menjadi garda terdepan sebagai penggiat literasi,” harap Kurniadi.
(Redaktur Tulisan: Rassya Priyandira)

