Naomi Adisty/Ronaldo Hafizh

Pijar, Medan. Indonesia merupakan negara yang terkenal dengan beragam budaya, adat istiadat dan tradisi yang dikenal luas hingga manca negara. Salah satu kekayaan tradisi yang dimiliki oleh bangsa Indonesia adalah olahraga tradisional. Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki olahraga tradisional yang menarik dan seru saat memainkannya.

Sumatra Barat merupakan salah satu daerah yang kaya akan permainan tradisionalnya, salah satunya sipak rago (sepak raga). Permainan ini sering kali disamakan dengan sepak takraw walaupun sebenarnya memiliki perbedaan. Nyatanya, sepak takraw dan sepak raga sendiri jelas berbeda, baik dari segi permainan, sejarah ataupun filosofisnya. Olahraga ini sendiri dianggap sebagai nenek moyang dari permainan yang saat ini kita kenal dengan sebutan sepak takraw. Popularitas sepak raga sendiri memang tak melesat seperti halnya sepak takraw. Namun, sipak rago ini memberikan tempat tersendiri di hati pecinta permainan tradisional.

Siapa sangka bahwa permainan yang mulai dilupakan di era ini, dahulu berkembang di Minangkabau dan sangat populer di kalangan elit Kesultanan Melayu pada abad ke-15, bahkan permainan ini juga dianggap sakral. Permainan ini terlihat sangat sederhana, bolanya sendiri hanya terbuat dari daun kelapa muda atau anyaman kulit rotan.

Olahraga yang berkembang di daerah Minangkabau ini dimainkan dengan cara membentuk lingkaran di suatu tempat terbuka. Lalu, bola dimainkan dengan teknik kaki tertentu, sangat indah sehingga bola dapat berpindah dari satu orang ke orang lain tanpa jatuh ke tanah. Para pemain berdiri berhadapan dalam lingkaran. Salah satu keunikan permainan bisa dilihat pada aturan mainnya yang seperti memadukan sepak bola dan bola voli. Inilah yang membuat olahraga ini unik. Sipak rago juga mengajarkan persatuan, gotong royong, saling menghormati, serta menjaga persahabatan antar komunitas.

Namun dengan semakin kuatnya arus modernisasi, olahraga tradisional ini kian memudar dan digantikan oleh permainan yang lebih modern. Apalagi dengan hadirnya teknologi canggih seperti video game dan lainnya mmebuat permaian sepak raga memudar di kalangan masyarakat. Meskipun begitu, arus kuat yang melintang di era modernisasi ini hendaknya tetap melestarikan hasil budaya khas bangsa Indonesia khususnya permainan tradisional. Hal ini agar generasi yang akan datang tak melupakan citra budaya bangsa tempat kelahirannya sendiri.

Nah, sudah sepatutnya memang kita mengenal olahraga yang satu ini bukan? Jika sobat Pijar tertarik dengan permainan sipak rago, jangan lupa diajak teman-temannya ya.

(Editor: Muhammad Farhan)

Leave a comment