Septrian A. M. Tarigan

Pijar, Medan. Kesibukan akan tugas sekolah, kuliah, atau perkerjaan hingga menjalani hari yang melelahkan membuat kita merasa jenuh. Kita selalu butuh penyegaran dengan mengerjakan hal-hal yang disukai. Banyak hal yang bisa dilakukan, contohnya mencoba hal baru dan nongkrong bersama teman- teman. Berbicara tentang nongkrong, kali ini kita bakal membahas tentang salah satu tongkrongan yang terkenal di Tanah Karo, yaitu Penatapan.

Penatapan, tempat ikonik yang sering dikunjungi masyarakat dari segala penjuru dan rentang usia. Lokasinya berada di Jalan lintas Medan-Kabanjahe, Jalan Jamin Ginting, Doulu, Berastagi. Berada di dekat gapura pemisah antara Kabupaten Karo dan Deliserdang, tempat ini menjadi persinggahan favorit bagi para pengunjung yang merasakan lelah di perjalanan.

Menurut pemilik Cafe Barcelona yang terletak di Penatapan, Ruth, dilansir dari Tribun Medan, tempat ini sudah berdiri sejak tahun 1990-an. Jika sobat Pijar ingin menikmati suasana tenang dan nyaman dihiasi dengan pemandangan yang menyejukkan, ini tempatnya! Penatapan hadir dengan pemandangan perbukitan yang menentramkan mata dan juga hati.

Sobat bisa menikmati pemandangan asri di kala pagi hingga sore. Menjelang malam hari suasana menjadi lebih dingin diikuti kabut yang menutup rimbunan pohon, saat yang sangat cocok untuk menyesap secangkir teh jahe untuk menghangatkan tubuh.

Hamparan kerlap-kerlip lampu di sekitar kota Medan yang terlihat di malam hari menjadi salah satu daya tarik bagi para pengunjung di sana. Pemandangan yang terlihat sungguh memanjakan mata dan memberikan kenyamanan.

Arya Purba, salah satu pengunjung yang sudah beberapa kali singgah di Penatapan mengatakan bahwa tempat tersebut terasa indah dan nyaman. “Aku pribadi senang dan merasa nyaman dengan suasana di Penatapan, mungkin karna aku notabene lahir dan besar di kota Medan. Jadi udara dan suasana khas Tanah Karo yang meliputi Penatapan ada di dalamnya, itu jadi paling ngangenin, sih. Dilihat dari segi keindahan alam tentu memanjakan mata lah, ditambah lagi dengan keramahan masyarakat setempat itu hal yang paling buat orang- orang nyaman dan betah berlama- lama di Penatapan,” ungkapnya.

Tempat wisata sekaligus nongkrong ini dilengkapi juga dengan spot foto yang menarik. Pengunjung dapat berswafoto sepuasnya dengan alat-alat pendukung seperti patung, vespa, dan lainnya. Bangunan yang berada di Penatapan memiliki ciri khas dan nama tersendiri, contohnya nama-nama cafe yang identik dengan klub sepak bola yang terkenal seperti Barcelona.

Setiap cafe yang berada di sana menyuguhkan menu makanan dan minuman yang menarik. Jadi pengunjung dapat tenang menikmati alam dengan suguhan menu yang menggugah selera. Menu yang disediakan beragam seperti mie instan, jagung rebus, jagung bakar, kopi, teh manis, dan beragam menu lainnya.

Harga yang ditawarkan juga terjangkau, jadi sobat Pijar tidak perlu khawatir jika ingin memesan hidangan. “Kalo segi rasa makanan standar ya, harga pun oke juga. Ga mahal- mahal banget,” ujar Arya Purba.

Jam operasional Penatapan setiap harinya buka 24 jam. Hari yang paling ramai pastinya di akhir pekan. Di kala pandemi seperti sekarang, tempat ini tetap buka dengan memberikan peraturan protokol kesehatan bagi para pengunjung. Jadi gimana sobat Pijar, ada rencana singgah bareng doi ke sana?

(Editor: Lolita Wardah)

Leave a comment