Septrian A. M. Tarigan

Pijar, Medan. Setiap insan memiliki sisi tersembunyi di dalam dirinya. Sisi yang tak terlihat, hanya dirinya sendiri yang mengetahui apa yang tersembunyi di dalam. Tak hanya manusia, tapi tumbuhan, hewan, bahkan sebuah tempat pun memiliki sisi yang tersembunyi. Hidden Place, salah satu tempat yang melambangkan sebuah rahasia. Dari namanya kita sudah tahu bahwa tempat ini merupakan lokasi tersembunyi yang mungkin tak banyak diketahui oleh khalayak. Apakah benar tempat ini sesuai dengan namanya?

Hidden Place didirikan pada Mei 2019. Kafe tersembunyi ini terletak di Sei Bengawan, 74, Babura Sunggal, Kec. Medan Sunggal, Medan. Pasti Anda bertanya-tanya, kenapa sih tempatnya diberi nama seperti itu? Jadi, pemilihan namanya ini sesuai dengan lokasi kafe berada. Dulunya, kafe ini merupakan bekas rumah di sebuah perumahan yang direnovasi menjadi tempat nongkrong sebagus sekarang. Tempat yang dulunya tidak terlalu tampak, kini berubah menjadi kafe mewah dan ramai dikunjungi oleh masyarakat.

Saat memasuki wilayah kafe, kita akan disuguhkan dengan pemandangan berupa tanaman bunga yang sangat indah. Kafe ini sangat nyaman dengan sirkulasi udara yang bagus karena dipenuhi tumbuhan hijau. Nuansa garden terasa menyegarkan mata dan pikiran. Setiap sisi mempunyai tema tersendiri, ada yang bertema outdoor, semi outdoor, dan yang lainnya.

Bagi pelajar atau mahasiswa yang ingin mengerjakan tugas pun sangat terbantu dengan adanya lesehan. Lesehan ini sangat nyaman digunakan sebagai tempat belajar karena jauh dari kebisingan.

Ikan dori sambal matah, salah satu makanan andalan Hidden Place. (Sumber : Instagram Hidden Place)

Hidden Place yang buka pada pukul 09.00 dan tutup pada pukul 23.00 ini sangat recommended bagi kawula muda yang senang mengambil gambar. Interior dan suasana kafe yang instagramable menambah kesan hangat bagi para pengunjung, sangat cocok bagi anak muda yang sering membuat instastory.

Tempat yang bersih dan luas pun menjadi daya tarik bagi para pengunjung di sana. Namun disebabkan masa pandemi, kafe ini tutup pada pukul 21.00, terpantau dari pengumuman yang disampaikan di akun Instagram Hidden Place pada tanggal 09 Juni.

Menu yang tersedia pun beragam. Harga yang ditawarkan berkisar antara Rp18.000 sampai dengan Rp40.000 Salah satu menu andalan di kafe ini ialah ikan dori sambal matah dan minuman red velvet.

“Kenapa ini makanan andalan, karena sambal matah ini kan makanan khas Bali ya, kalau di Bali umumnya yang terkenal itu ayam sambal matah. Di Hidden kita mengubahnya jadi ikan dori. Karena ikan dori itu teksturnya lembut dan wangi. Biasa ikan yang kita pesan itu udah filled jadi nggak ada lagi durinya. Ditambah dengan irisan cabe rawit, cabe caplak, daun jeruk, serai, dan bawang merah. Itulah yang membuat dori sambal matah jadi menu andalan kita. Satu lagi, sambalnya kita buat langsung jadi lebih fresh dia,” ungkap Loy Kacaribu selaku juru masak di Hidden Place.

Loy juga menyebutkan bahwa Hidden Place tidak menagih pajak dan biaya reservasi sama sekali. “Biasanya kalau kita nongkrong di kafe atau restoran pasti ada namanya pajak 10% sama servis kan, tapi di Hidden tidak ada pajak, tidak ada servis. Terus kalau kita buat acara, misalkan reservasi 40 orang gitu nggak akan dikenakan biaya atau sewa gedung gitu. Cuma kita wajib mesan makanan atau minuman,” tambahnya.

Tempat ini paling ramai dikunjungi setiap malam minggu. Meski areanya tersembunyi namun, Hidden Place semakin dikenal oleh masyarakat karena memiliki sisi yang menarik. Dilengkapi dengan kamar mandi, mushola, dan area smooking yang luas menambah daya tarik para pengunjung untuk sekadar bersantai sambil menikmati menu nikmat di sana.

(Editor: Lolita Wardah)

Leave a comment