Zig To Zag Publisher

Faiz Aqsa Idrawan adalah seorang mahasiswa Teknik Mesin di Universitas Sumatera Utara. Pria kelahiran 26 April 2000 ini merupakan pemilik dari AUTODIDACT, sebuah clothing brand lokal di Medan yang dimulai pada awal tahun 2020. Kariernya ini dimulai sebagai bentuk cintanya terhadap produk lokal dan ketertarikannya di dunia fashion.

Statusnya sebagai mahasiswa ini merupakan kesempatan emas bagi dirinya sebagai generasi muda untuk mengembangkan diri. Meski berlatar belakang sebagai seorang mahasiswa teknik yang tidak dibekali ilmu bisnis, ia pun mulai belajar mengenai fashion dan bisnis secara mandiri atau autodidak. Pengalamannya ini menjadi inspirasi lahirnya nama dari brand AUTODIDACT.

Dalam menjalani kariernya seorang diri, tidak dapat dipungkiri bahwa pasti selalu ada tantangan di setiap prosesnya. “Aku kan banyak kerja sendiri, jadi susah membagi waktu untuk kepentingan brand aku. Harus survei sample ke vendor, mengelola marketing brand, dan mengurus media sosial. Terlebih aku kan masih status mahasiswa teknik yang jadwal kuliah dan tugasnya yang padat. Terus, tantangan lainnya yaitu susahnya memutar otak untuk mencari ide baru tiap harinya untuk brand aku. Karena aku mau brand aku punya ciri khas sendiri untuk bisa terus bersaing dengan ribuan local brand lainnya yang ada di Indonesia,” tuturnya.

Semangatnya ini ternyata didukung pula oleh kedua orang tua serta teman-teman di sekitarnya yang tidak henti-henti memberikan motivasi kepada Faiz. Ayahnya yang merupakan seorang pengusaha juga menjadi sosok inspiratif untuk Faiz dalam menjalankan kariernya di dunia bisnis. Sang ayah juga sering membagikan pengalamannya di dunia bisnis sebagai tambahan ilmu untuk Faiz.

“Pengorbanan paling besar ya pasti di modal dan waktu. Khususnya di modal ya. Aku harus mengeluari uang dengan rasa percaya diri aja,” ungkap Faiz ketika ditanyakan mengenai pengorbanan terbesar dalam menjalankan bisnis ini.

Sebagai seorang mahasiswa teknik di semester akhir yang tengah disibukkan oleh banyak tugas dan praktek, pastinya bisnisnya ini banyak menyita waktu. Ia juga mengatakan bahwa proses produksi produk-produk AUTODIDACT berada di luar kota, sehingga sering mengalami hambatan dalam komunikasi dengan tim yang ada di sana.

AUTODIDACT merupakan brand yang fokus memproduksi kaos. Namun, di samping itu AUTODIDACT juga meluncurkan produk lainnya seperti tas, topi, dompet, dan kaos kaki. Konsep desain produk AUTODIDACT bersifat universal, tergantung dengan inspirasi pada saat proses desain berlangsung, serta diproduksi secara terbatas.

Leave a comment