Nia Nuryanti Barus

Pijar, Medan. Jika selama ini kita berpikir bahwa penyembahan hanya dapat dilakukan di dalam gereja, maka hal tersebut keliru. Penyembahan yang kita lakukan kepada Tuhan lebih dari sekadar datang ke gereja dan bernyanyi melalui iringan musik yang meriah. Pendalaman Alkitab Ilmu Komunikasi USU 2021 yang dilaksanakan oleh Ikatan Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi (IMAJINASI) USU ingin memberikan pemahaman bahwa penyembahan kepada Tuhan merupakan gaya hidup yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini dilaksanakan melalui platform Zoom meeting pada Sabtu (6/3),

Pendalaman Alkitab yang dilakukan secara daring ini dihadiri oleh Mahasiswa/I Kristen Ilmu Komunikasi dan dibawakan oleh pembicara Ps. Raguel Lewi. Acara ini mengangkat tema “Worship is a lifestyle”. Dengan sub tema yang diambil dari 1 Korintus 15:58, yaitu “Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giat lah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.”

Makna tema tersebut mengartikan bahwa ibadah bukan hanya dilakukan dengan kebaktian di gereja saja. Namun ibadah merupakan gaya hidup, pemikiran, perkataan, dan tingkah laku kita dalam kehidupan sehari-hari. Pendalaman alkitab ini bertujuan untuk menyatukan pemahaman Mahasiswa/I Kristen Ilmu Komunikasi untuk tetap berserah dan berharap kepada Tuhan.

Penyampaian Firman Tuhan oleh Ps Raguel Lewi
(Sumber : Dokumentasi pribadi)

Sesuai dengan tema yaitu penyembahan adalah gaya hidup, Pastor Raguel Lewi mengatakan bahwa penyembahan bukan hanya sekadar penyembahan melalui musik, penyembahan lebih daripada itu. “Penyembahan itu bukan hanya sekadar melalui musik, namun ada lima hal yang sebenarnya dapat menjadi sebuah penyembahan, namun selama ini tidak kita sadari, yaitu Relationship, Passion & Potentials, Kindness & Compassion, Failure, Serta Strees & Anxiexy,” ungkapnya.

Penyembahan adalah apa yang kita lakukan dan mengapa kita melakukan itu. Hasil dari meresponi kebaikan Tuhan juga merupakan sebuah penyembahan dan bukan hanya dapat dilakukan di dalam gereja, melainkan di semua tempat. Ketika kita melakukan pelayanan secara tidak terlihat, jangan merasa iri hati. Sebab Tuhan akan melihat pelayanan yang kita lakukan sebagai sebuah penyembahan kepada-Nya.

Pebriola Tobing selaku ketua panitia pendalaman alkitab merasa bersyukur bahwa Pendalaman Alkitab ini dapat berjalan dengan baik berkat koordinasi seluruh panitia. Meskipun terdapat beberapa kendala jadwal. “Susah dalam mengatur waktu karena perbedaan jadwal kuliah antara pelayan acara, namun Puji Tuhan semuanya berjalan dengan baik,” tuturnya.

(Editor: Erizki Maulida Lubis)

Leave a comment