Produktif dalam Adaptasi Kerja Digital

Sumber Foto: instagram.com/balifiberid

Yulia Kezia / Esra Natalia

Pijar, Medan. Pandemi Covid-19 membuat perusahaan mau tidak mau beradaptasi dengan kanal digital. Saat ini, kita juga tinggal di era industri 4.0 atau dikenal juga dengan era digital. Di mana masyarakat menuntut segala sesuatu menjadi lebih cepat dan efisien.

Maka dari itu, Balifiber Webinar berkolaborasi dengan Swiss-Bellin Simatupang Hotel mengadakan sebuah webinar berjudul “Adaptasi Kerja Digital Hadapi Kebiasaan Baru” yang diselenggarakan pada Rabu (03/02/2021) pukul: 10.00-11.30 WIB melalui aplikasi Zoom Meeting.

Webinar ini mengundang dua narasumber, yakni Rizky Firdaus (Cluster Director of Sales and Marketing Swiss-Bell) dan Ikhsan Afriansyah (Head of Enterprise Sales Balifiber). Balifiber sendiri adalah perusahaan layanan komunikasi data dan saluran televisi dengan teknologi terkini yang melayani pelanggan dengan koneksi fiber optic 100%.

Dalam pemaparannya, Rizky Firdaus menjelaskan bagaimana sikap perusahaan mengadopsi digital service khususnya dalam industri perhotelan. Salah satunya dalam menjalankan sistem operasi dan informasi digital yang terdiri dari: mengubah brosur cetak menjadi brosur digital agar akses membaca dijangkau lebih mudah dan luas, memanfaatkan platform online sebagai layanan direktori digital, menyediakan layanan 360 Virtual Tour untuk memudahkan kita survei tempat tanpa perlu pergi ke lokasinya langsung.

Dengan kehidupan serba digital masa kini, kita juga diharapkan lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi. Seperti yang dikatakan Ikhsan, kita dapat memanfaatkan teknologi dengan tiga cara, yaitu: Meningkatkan produktivitas, Memperbanyak networking, serta memudahkan marketing memperkenalkan produk.

Meningkatkan produktivitas sangat mudah dilakukan di era sekarang ini dengan tersedianya akses internet. Pada dasarnya, internet dimanfaatkan untuk terhubung dengan orang lain. Misalnya dengan mengikuti kursus online, webinar, atau menciptakan konten streaming virtual yang dapat menambah skill serta menyalurkan hobi kita, sehingga keseharian kita menjadi lebih produktif.

Era digital juga sangat memudahkan kita menambah relasi serta membantu memasarkan produk agar dapat dijangkau lebih banyak khalayak. “Tidak perlu cara konvensional lagi, cukup bermodalkan foto atau video saja sudah bisa menjadi iklan. Misalnya dengan sistem pemasaran terbaru seperti Endorsement melalui sosial media artis atau influencer. Dalam dunia digital, networking sangat penting. Tanpa networking, sangat susah bagi kita untuk memperluas pergerakan,” tutur Ikhsan.

Ikhsan juga menegaskan agar kita mulai sekarang menanamkan mindset bahwa waktu kita terbatas, menempatkan skala prioritas kepada customer atau orang lain serta bepikir kreatif, “karena dengan berpikir kreatif kita dapat melakukan trobosan-trobosan agar bisa survive di revolusi industri sekarang ini,” ungkapnya.

(Editor: Erizki Maulida Lubis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *