Sumber Foto: instagram.com/eventcampus

Bangkitnya Brand Lokal di Masa Pandemi

Dira Claudia Bahroeny / Zain Fathurrahman

Pijar, Medan.  Beberapa tahun belakangan ini, Indonesia digemparkan dengan bangkitnya brand-brand dari dalam negeri. Bahkan pandemi Covid-19 tidak menghentikan para pelaku usaha untuk tetap memulai dan terus berinovasi.

Terkait hal tersebut, Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia menyelenggarakan sebuah virtual talkshow yang bertajuk “Local is The New Global” melalui video conference zoom meeting, pada Minggu (03/01) pukul 09.00 WIB.

Talkshow ini menghadirkan beberapa narasumber seperti Sena Ashboel selaku owner Ashboel Clothing, Deriohead selaku praktisi artisan brand dan owner dari Sepenuh Hati Coffee dan Shinta Hartini Putri selaku Dosen Advertising and Copywriting Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia.

Di tengah pandemi yang tak kunjung usai, kolaborasi merupakan salah satu kunci penting untuk terus menjaga eksistensi dari sebuah brand. Hal ini dapat dilakukan dengan endorsement atau melakukan kolaborasi dengan sesama brand lokal.

“Bukan saatnya kompetisi. Ini saatnya kolaborasi. Jangan melihat orang lain itu saingan. Dengan adanya brand-brand lain justru dapat memicu kita untuk terus berinovasi, bukan malah insecure,” ujar Sena Ashboel.

Media sosial juga sedang ramai dengan adanya gerakan #BeliDariTeman yang viral di beberapa waktu belakangan. Gerakan ini merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM, dengan cara membeli dagangan teman-teman di sekitar kita. Shinta Hartini pun mendukung Gerakan ini agar roda perkenomian Indonesia dapat terus berputar.

Berkaitan dengan menjaga eksistensi sebuah brand, penting untuk membangun sebuah fondasi yang kuat agar brand mampu bertahan di tengah usaha-usaha serupa yang terus bermunculan.

“Brand itu sepertik makhluk hidup, memiliki tujuan. Seperti manusia ketika ditanya cita-cita akan menjawab A dan B. Begitu juga dengan brand. Penting untuk brand memiliki identitas, karakter dan cita-cita. Dari situ akan menciptakan crowd atau fans sendiri,” ucap praktisi artisan brand, Deri.

Penyampaian materi oleh Bah Deri (Deriohead) pada talkshow online ‘Local is The New Global’ pada Minggu, (30/1).
Sumber Foto: Dokumentasi Pribadi

Talkshow ini mendapati antusias yang cukup baik dari para pesertanya. Terlihat melalui banyaknya pertanyaan yang muncul di kolom komentar dan minimnya gangguan teknis yang mengganggu keberlangsungan acara. “Tertarik ikut acara ini karena topik yang diangkat sangat menarik dan juga ingin menambah pengetahuan mengenai bisnis dan cara membangun produk lokal terutama di masa pandemi gini,” tutup salah satu peserta talkshow, Salsa Stephany.

(Editor: Erizki Maulida Lubis)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *