Grifin Angelina Tobing / Intan Husnul Khatimah

Pijar, Medan. Seiring berkembangnya teknologi dan informasi, saat ini banyak sekali generasi muda yang memanfaatkan hal tersebut untuk membuat terobosan baru dalam segala bidang. Untuk mewadahi hal tersebut, Ideanation bekerjasama dengan Narasi.tv, menghadirkan sebuah kegiatan yang bernama Ideanation Future Festival. Acara ini diadakan pada Jumat, 18 Desember 2020 melalui aplikasi Zoom meeting, live Instagram, dan streaming YouTube.

Dalam innovation talk kali ini, Ideanation dan narasi.tv mengundang dua narasumber yaitu Dina Dellyana selaku Direktur Thegreaterhub Incubator SBM-ITB dan Bong Chandra selaku founder Triniti Land. Acara ini bertujuan untuk mengutarakan strategi penyampaian ide dan inovasi dikalangan generasi muda yang akan menjadi inovator di masa depan dan pertimbangan efeknya bagi khalayak luas.

Acara yang bertemakan “Meet The Young Innovators” ini dibagi atas tiga sesi, yaitu penyampaian Idea pitch battle, lalu dilanjuti dengan innovation talk, dan ditutup dengan virtual competition.

Dalam sesi pertama Idea pitch battle, para peserta lomba menyampaikan secara rinci produk yang telah mereka temukan dan mereka bentuk menjadi sebuah karya di depan para juri. Ada tiga tim yang telah mencapai final dalam perlombaan ini, yaitu tim Bio celly dengan gel nabati dalam kompor portable travellingnya yang ramah lingkungan, tim Bell society dengan misel kulit sintetis untuk fashion, dan terakhir tim Schwinger dengan cellofoam pengganti penggunaan Styrofoam yang berbahaya. Ketiga tim ini sangatlah kuat dan memiliki kelebihannya masing-masing, produk mereka juga sangatlah menarik. Namun, tim yang mendapatkan juara adalah tim Bell Society dengan misel kulit sintesis pemecah masalah dunia tekstil.

Pemaparan materi oleh Dina Dellyana pada sesi Innovation Talk. (Sumber foto: Dokumentasi pribadi)

Dalam sesi kedua yang menjadi inti dari acara, yakni innovation talk. Diisi dengan penyampaian materi dari dua narasumber pilihan. Pembicara pertama, Dina Dellyana, menyampaikan tentang strategi model kreatif dalam inovasi dan mengembangkan ide untuk usaha. Dalam pemaparannya, Dina menjelaskan tentang pentingnya network, product, company relation, dan marginal value yang harus dimiliki oleh setiap pengusaha yang ingin menyampaikan idenya. Seperti yang sama-sama kita tahu, bahwa hal-hal tersebut sangatlah penting, apalagi network. Terutama di zaman sekarang, mempunyai relasi adalah hal yang sangat berharga dan dapat membantu kita ke depannya.

“Kita harus sering menganalisis sekitar kita untuk mampu melihat celah dalam membuat hal baru yang kompetitif,” tegas Dina.

Selanjutnya, pemaparan materi sesi ketiga dibawakan oleh Bong Chandra yang menekankan poin dalam pembentukan ide dan realisasinya. Chandra menjelaskan tentang bagaimana cara mengetahui peran kita di dalam perencanaan usaha, sehingga kita tahu cara mencari orang yang dapat melengkapi peran-peran yang kosong. Hal ini sangat penting dalam dasar perwujudan usaha dan pengembangan nantinya. Ia juga menekankan bahwa tujuan dari perwujudan ide dalam usaha adalah mencari dampak bagi orang lain dan dapat menjaga kontinuitas lingkungan hidup.

 “Sebelum mewujudkan ide-ide yang besar, pikirkan dahulu value yang bisa didapat diri sendiri dan orang lain,” ujar Bong Chandra.

Dalam mengambil hati para peserta yang hadir di Zoom meeting, Ideanation dan Narasi,tv pun mengadakan virtual competition background zoom yang paling menarik. Di mana pada sesi ketiga, diumumkanlah pemenang dari virtual competition tersebut yang diraih oleh Nuraisah dan mendapatkan rewards berupa uang elektronik.

Acara innovation talk ini akhirnya ditutup dengan kata-kata motivasi dari kedua narasumber dan pemutaran video animasi karya ideanation dan Narasi.tv tentang motivasi untuk menjadi seorang innovator di masa depan. Peserta yang mengikuti acara ini juga terbilang sangat aktif mengutarakan suaranya sehingga mampu membuat acara menjadi lebih hidup dan menyenangkan.

(Editor: Erizki Maulida Lubis)

Leave a comment