Hits: 91

Maya Andani

Pijar, Serdang Bedagai. Keluarga Mahasiswa Bidikmisi (Gamadiksi) Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar acara Gamadiksi Green Camp (GGC) season 4 di Desa Kuala Bangai, Serdang Bedagai selama tiga hari mulai 20-22 Oktober 2017.

Acara yang bertemakan “Berkreasi, Berbagi, Mengabdi Untuk Negeri” ini bertujuan untuk menumbuhkan kekompakan, kemampuan, serta keterampilan mahasiswa/i. Tidak hanya itu, para peserta juga terlibat untuk mengajak masyarakat agar menjaga lingkungan.

Para peserta, panitia, Kepala Desa Bagan Kuala, Camat, serta Kapolsek melakukan penanaman bibit mangrove di dekat pantai pada Minggu (22/10). Adapun peserta dari kegiatan ini yaitu mahasiswa/i penerima beasiswa bidikmisi angkatan 2015 dan 2016.

Syafril sebagai Kepala Desa Bagan Kuala mengapresiasi kegiatan GGC ini. “Menurut saya kegiatan ini sangat positif bagi kami. Kami membutuhkan mahasiswa untuk ikut terlibat di desa kami. Kami membutuhkan banyak penghijauan dikarenakan abrasi yang cukup tinggi di desa kami.”

Biasanya acara GGC diadakan di pegunungan atau hutan lindung. Tapi kali ini GGC diadakan dekat dengan masyarakat pesisir pantai. Tujuannya untuk pengabdian masyarakat yang fokus pada penghijauan. Tidak hanya itu, diharapkan peserta dan masyarakat mendapat ilmu dari kegiatan ini.

Para peserta dan masyarakat juga turut andil dalam membersihkan lingkungan di sekitar pantai. Ini sebagai wujud bahwa para peserta dan masyarakat diajak untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan.

“Acara ini mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak sembarangan menebang pohon. Juga mengajak masyarakat untuk menjaga tanaman sekitar pantai supaya tidak terjadi abrasi pantai,” kata Arfendi Ketua Gamadiksi.

Para Peserta GGC sedang menanam bibit Pohon Mangrove di Bagan Kuala, Serdang Bedagai Minggu (22/10). (Fotografer: Maya Andani)
Para Peserta GGC sedang menanam bibit Pohon Mangrove di Bagan Kuala, Serdang Bedagai Minggu (22/10).
(Fotografer: Maya Andani)

Acara ini juga untuk melatih kekompakan para peserta. Putri Nasution mahasiswi Agribisnis yang merupakan peserta turut manyampaikan pendapatnya. “Ikut GGC seru. Disini dilatih kekompakan dan juga kekeluargaan. Ikut acara ini juga terbangun jiwa kepemimpinan dan solidaritas, juga dapat banyak teman di sini. Harapannya kedepannya acara ini ada dan terus berlanjut,” kata Putri.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat bisa mengapresiasi upaya para peserta yang telah melakukan penghijauan. “Senang bisa mengimplementasikan apa yang telah didapat di kampus yakni salah satu tri darma perguruan tinggi yaitu pengabdian masyarakat. Harapan saya semoga masyarakat bisa mengapresiasi dan apa yang dilakukan bisa bermanfaat kedepannya,” kata Rika Renata Malau mahasiswi Agroekoteknologi USU selaku peserta.

Dengan adanya acara ini diharapkan masyarakat lebih baik dalam menjaga kebersihan lingkungan. “Harapannya semoga terjadi kekompakan satu sama lain antar mahasiswa/i bidikmisi dan juga semoga semua yang terlibat di acara ini bisa lebih menjaga kebersihan lingkungan, serta masyarakat Desa Bagan Kuala bisa terus melakukan penghijaun,” tutup Arfendi.

Sebagai manusia yang hidup di bumi, tentu kita harus menjaga lingkungan agar tidak terjadi kerusakan. Kerusakan lingkungan yang sering terjadi khususnya di pantai adalah abrasi pantai. Meskipun kita tidak bisa memperbaiki abrasi pantai, setidaknya kita bisa mencegahnya.

(Redaktur Tulisan: Viona Matullessya)

Leave a comment