Hits: 18
Mhd Abdul Fattah
Pijar, Medan. Semakin hari usia manusia semakin tua, begitu pula dengan bumi. Semakin hari semakin banyak polusi yang menutupi ruang bebas oksigen untuk berbagi pada bumi. Ozon yang kian menipis disebabkan oleh emisi yang semakin liar berekspresi ria di bumi tempat manusia menginjakkan kaki.
Dalam rangka Hari Peduli Lingkungan Sedunia, Kophi (Koalisi pemuda hijau Indonesia) Sumut mengadakan aksi penghijauan melalui program Zenial (Zero Emissi Millenial) di Merdeka Walk (MW) (24/09). Acara ini mengemas 3 hari peduli lingkungan, yaitu Hari Ozon, Bebas Emisi, dan Car Free Day.
Dengan rangkaian berbagi 100 bibit pohon gratis ke masyarakat yang ikut serta dalam Car Free Day di Merdeka Walk, acara ini cukup menarik perhatian masyarakat untuk datang ke Stand Kophi Sumut mengambil bibit tanaman yang dibagikan. Adapun bibit yang dibagikan adalah Bibit Pucuk Merah dan Pohon Ketapang Raya. Dimana bibit ini dapat ditanam di rumah masyarakat Kota Medan yang tidak memerlukan lahan luas.

Fotografer : Mhd. Abdul Fattah
Acara Zenial sendiri merupakan program kerja Divisi Penelitian dan Pengembangan Kophi Sumut dalam rangka memperingati Hari Lingkungan pada 2017. “Sasarannya sebetulnya anak muda, tapi melihat antusias masyarakat engga cuma anak muda jadi kita bagikan ke seluruh masyarakat bibit pohonnya,” tutur Dinda selaku ketua Divisi Penelitian dan Pengembangan Kophi Sumut.
Tidak cuma sekedar berbagi bibit, Kophi Sumut juga berbagi virus edukasi mengenai kepedulian terhadap lingkungan. Dengan edukasi ini diharapkan masyarakat tak hanya sekedar mendapat bibit pohon, tetapi juga mengetahui bagaimana cara untuk lebih peduli terhadap lingkungan.
Dimulai dari pukul 06.00 WIB, Kophi Sumut memiliki cara unik untuk memadukan kata Millenial dengan berbagai pohon. Instagram sebagai media sosial berbagi foto menjadi sasaran untuk bukti bahwasanya masyarakat telah peduli terhadap lingkungan dengan menanam bibit pohon yang telah dibagikan. Acara berbagi bibit pun selesai lebih kurang dua jam dengan hasil yang cukup memuaskan baik dari panitia maupun masyarakat sendiri.
Reza yang merupakan anggota salah satu Komunitas Sepeda Kota Medan juga tak kalah untuk ikut memberi sanjungan. “Dengan bagi-bagi pohon ini sangat bagus sebagai bukti kalau masih ada yang peduli terhadap lingkungan, selain itu cara Kophi Sumut memadukan kata millenial dengan cara difoto lalu dipost ke Instagram ini sangat bagus sebagai motivasi untuk orang lain agar peduli terhadap lingkungan,” tambah Reza.
Menurut Melati salah satu pengunjung acara, Zenial ini merupakan acara yang bagus karena menunjukkan rasa peduli akan pemanasan Globalisasi yang terjadi saat sekarang ini. “Kegiatan ini termasuk kegiatan yang positif untuk mengajak masyarakat mencintai alam dengan cara menanam bibit pohon. Selain itu juga memberi edukasi seberapa pentingnya lingkungan untuk anak-anak kita di masa depan,” ungkap Ibu rumah tangga tersebut.
Dinda mengungkapkan arti dari emisi sendiri yaitu zat yang terdapat dalam barang-barang elektronik seperti kulkas dan Air Conditioner (AC) yang kerap digunakan masyarakat setiap hari. Dinda juga berharap semoga dengan adanya acara ini, masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya lingkungan dan lebih peduli terhadap ozon yang merupakan wadah manusia bernapas juga untuk dirinya maupun keluarganya. “Kophi sumut selalu ada di tengah masyarakat sebagai wadah anak muda untuk agen kepedulian terhadap lingkungan. Karena dengan kita peduli terhadap lingkungan, kita peduli terhadap hidup kita di masa depan,” tambah Dinda.

