Hits: 6

Mutia Rahma

Pijar, Medan. Sabtu (22/10) telah terlaksana pendidikan pers yang diselenggarakan oleh Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (DK PWI) Sumatera Utara (Sumut) di Balai Wartawan, Jalan Adinegoro, Kota Medan. Dengan menghadirkan tiga narasumber, yaitu Majda El Muhtaj (Kepala Pusat Studi HAM UNIMED), H. Sofyan Harahap (Ketua DKP PWI Sumut/ Wapemred WASPADA), dan Nurhalim Tanjung (Anggota Dewan Kehormatan PWI Sumut), kegiatan ini dibuka oleh ketua PWI Sumut, H. Hermansjah pada pukul 09.45 WIB. Kegiatan yang bertema  “Sengketa Atas Pemberitaan Dalam Media” ini dihadiri oleh undangan yang terdiri dari berbagai Lembaga Pers Umum dan Lembaga Pers Mahasiswa di Sumatera Utara.

Kegiatan yang rutin dilakukan 4 bulan sekali ini merupakan bentuk kesungguhan PWI Sumut dalam mengarahkan serta melindungi profesi pers agar dapat bekerja dan berjalan sesuai dengan Hak Asasi Manusia (HAM) dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Selain itu, pendidikan pers ini dilaksanakan agar semua orang yang ada di profesi ini sadar, bahwa ada resiko yang harus ditanggung jika terdapat hal yang tidak benar atau bohong pada pemberitaan.

Peserta sedang mendengarkan pemberian materi dalam acara pendidikan pers oleh PWI Sabtu (22/10). (Fotografer :Yasmin Nabilah F)
Peserta sedang mendengarkan pemberian materi dalam acara pendidikan pers oleh PWI Sabtu (22/10).
(Fotografer :Yasmin Nabilah F)

Menurut War Djamil, SH selaku sekretaris acara, pemberitaan yang dilakukan oleh media hendaknya benar dan akurat dan mengacu kepada KEJ dan HAM. Beliau juga memaparkan bahwa dalam kegiatan ini PWI menggabungkan Pers Mahasiswa dengan Pers Umum dengan harapan Pers Mahasiswa menjadi lebih kritis. Diharapkan juga agar Pers Mahasiswa lebih memperhatikan medianya, karena jangan sampai berita yang dihasilkan Pers Mahasiswa menimbulkan sengketa didalam atau diluar kampus.

Acara ini sebelumnya bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU) tepatnya pada 4 bulan lalu. Rencananya 4 bulan kedepan akan dilaksanakan kembali dengan bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Untuk kali ini PWI bekerja sama dengan Pusat Studi Hak Asasi Manusia(PusHam) Universitas Negeri Medan (UNIMED).

“Harapannya, jurnalis dari Pers Umum maupun Pers Mahasiswa berkualitas profesional, taat kepada UU Pers dan Kode Etik Jurnalis. Kalau sudah baik, maka berita menjadi edukatif, informatif, kritis, dan menjadi kritik konstruktif. Dan kepada Pers Umum agar dalam bekerja jangan tidak tahu ada akibat yang ditimbulkan kalau berita yang dipublikasikan tidak benar akan menimbulkan sengketa,” pungkas War Djamil, SH.

Leave a comment