Hits: 20

Ade Purna Puspita

Judul                : Winter in Tokyo

Pengarang       : Ilana Tan

Penerbit           : Gramedia

Terbit               : Cetakan kesembilan belas, Mei 2012

Tebal                : 320 hlm.

ISBN                : 978-979-22-3983-6

Pijar, Medan. “Tetangga baruku, Nishimura Kazuto, datang ke Tokyo untuk mencari suasana baru. Itulah katanya, tapi menurutku alasannya lebih dari itu. Dia orang yang baik, menyenangkan, dan bisa diandalkan. Perlahan-lahan mungkin sejak malam Natal itu aku mulai memandangnya dengan cara yang berbeda. Dan sejak itu pula rasanya sulit membayangkan hidup tanpa dia.”

—Keiko tentang Kazuto

“Sejak awal aku sudah merasa ada sesuatu yang menari dari Ishida Keiko. Segalanya terasa menyenangkan bila dia ada. Segalanya terasa baik bila dia ada. Saat ini di dalam hatinya masih ada seseorang yang ditunggunya. Cinta pertamanya. Kuharap dia bisa berhenti memikirkan orang itu dan mulai melihatku. Karena hidup tanpa dirinya sama sekali bukan hidup.”

—Kazuto tentang Keiko

Adalah Ishida Keiko, seorang gadis blasteran Indonesia-Jepang yang tinggal di sebuah apartemen kecil dua lantai di pinggiran Tokyo mendadak kedatangan tetangga baru yaitu Nishimura Kazuto. Alasan Kazuto kembali ke Tokyo setelah 10 tahun lamanya tinggal di Amerika, adalah untuk melupakan Yuri sahabat, tetangga, dan wanita yang dicintainya yang akan menikah dengan sahabatnya sendiri.

Perlahan namun pasti, dikarenakan apartemen mereka yang berhadapan, Keiko mulai akrab dengan Kazuto. Keduanya tidak sadar ketika cinta perlahan menelusup di hati. Keiko yang masih terbayang akan cinta pertamanya yaitu Kitano Akira, Keiko mencoba memungkiri perasaannya. Apalagi setelah ia pada akhirnya bertemu dengan cinta pertamanya itu seolah melupakan Kazuto, Keiko terbuai dalam angannya sendiri. Kazuto yang seorang fotografer jalanan, lebih cepat menyadari perasaannya terhadap Keiko, ia frustasi karena Keiko tidak pernah bisa melihatnya.

Namun sesuatu hal terjadi yang membuat Keiko menyadari perasaannya pada Kazuto pria itu, kecelakaan yang membuatnya kehilangan ingatan, terutama ingatannya selama sebulan di Tokyo, bersama Keiko. Perempuan itu merasa begitu kehilangan. Namun pada akhirnya, Kazuto sekali lagi jatuh cinta pada Keiko. Namun, Kazuto tidak bisa berkutik ketika hubungan Keiko dengan Kitano Akira semakin intim.

Manis, misterius, dan romantis, adalah tiga hal yang dapat disimpulkan dari novel bersampul biru muda ini. Ilana Tan dan gaya penulisannya yang sangat khas, mampu membuat pembacanya terbuai dalam diksi-diksi sederhana namun memabukkan. Di dalam novel ini, masing-masing tokoh diberi kesempatan untuk mengekspresikan pikirannya, namun Ilana Tan tetap menggunakan sudut pandang pengarang sebagai orang ketiga. Penuturan kisah menggunakan kalimat baku dan penggunaan EYD yang tepat dan terstruktur, membuat novel ini terlihat seperti novel terjemahan, malah menjadi poin plus bagi karya Ilana Tan.

Seperti judulnya, novel ini mengambil setting cerita di Tokyo pada saat musim dingin. Novel yang alurnya terlihat gampang ditebak, justru menyajikan plot-twist di tengah-tengah cerita yang bisa membuat pembaca tertarik untuk mengikuti kisahnya dari awal hingga akhir. Deskripsi yang cukup detail dan tidak terkesan memaksa, perlahan menumbuhkan chemistry bagi tiap tokoh yang ada di dalam novel ini. Apalagi pembentukan karakter yang cukup sempurna, sehingga membuat pembaca ikut terbawa dalam suasana di dalam novel.

Winter in Tokyo adalah novel ke-3 dari koleksi 4 Musim milik Ilana Tan setelah Summer in Seoul, Autumn in Paris, yang kemudian ditutup oleh Spring in London. Novel ini juga termasuk dalam jajaran kategori best-seller yang saat ini telah diadaptasi ke layar lebar dengan judul yang sama. Film Winter in Tokyo yang rencananya akan rilis bulan Agustus 2016, dibintangi oleh beberapa lakon ternama yaitu Dion Wiyoko, Pamela Bowie, Morgan Oey, dan Kimberly Ryder.

Leave a comment