Yasmin Nabilah/Nadya Htg

“Kau bawa diriku ke dalam hidupmu
Kau basuh diriku dengan rasa sayang
Senyummu juga sedihmu.. Adalah hidupku
Kau sentuh cintaku.. Dengan lembut.
. Dengan sejuta warna”

Sobat Pijar, pasti sudah tak asing lagi dengan lirik lagu milik band Gigi ini. 11 Januari, merupakan salah satu tembang milik band gigi yang meledak di pasaran. Lalu, apakah  makna sesungguhnya lagu ini?

Setiap pasangan, pasti memiliki tanggal jadian.Tanggal yang dianggap bersejarah, karena di hari itu para lelaki menyatakan perasaan kepada sang wanita yang dicintainya, sekaligus resmi sebagai sepasang kekasih. Biasanya setelah tanggal itu, terjadilah ritual krusial untuk para lelaki mengingat tanggal itu setiap tahunnya. Setiap tanggal yang sama di tahun berikutnya, pasangan-pasangan pada umumnya saling merayakan anniversary. Perang dunia akan terjadi, apabila sang wanita mengharapkan sesuatu yang spesial dari sang kekasih. Akan tetapi, di saat yang sama, si lelaki malah sekedar mengucapkan, atau bahkan melupakannya sama sekali.

Peristiwa ini juga dialami oleh pelantun sekaligus pencipta 11 Januari, yaitu vokalis band Gigi, Armand Maulana. 11 Januari merupakan hari jadi Armand dan istrinya, Dewi Gita. Suatu hari, Armand lupa bahwa hari itu adalah hari jadi mereka. Baru saja pulang latihan band, Armand  mendapat surat ancaman dari Dewi yang berisikan, akan terjadi hal yang tidak diinginkan, jika Armand melakukan hal yang sama pada tahun selanjutnya. Seperti pendekar yang kemudian melatih berbagai jurus demi menghadapi musuhnya, Armand pun menciptakan lagu 11 Januari, dengan tujuan mencegah melupakan hari jadinya lagi. Well done, Armand! 11 Januari memiliki cerita tersendiri di kehidupan Armand.

Banyak kejadian yang terjadi di hidup kita setiap harinya. Tidak penting kejadian itu baik ataupun buruk, yang penting hari itu cukup banyak cerita yang berkesan untuk dikenang. 11 Januari, tanggal dan bulan sederhana, di mana belum dua minggu suatu tahun dimulai. Demi hari-hari berkesan di masa mendatang, Armand menciptakan 11 Januari miliknya. Sobat Pijar, mari ciptakan 11 Januari kita!

Leave a comment