Puteri Permata Sari Daulay

Pijar, Medan. Jika bisa sukses di usia muda,mengapa harus menunggu tua? – Billy Boen

Jatuh bangun di kaki sendiri, pengusaha sangat identik dengan ungkapan ini. Begitu pula HIPMI PT-USU (Himpunan Pegusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi – Universitas Sumatera Utara). HIPMI PT-USU merupakan suatu wadah bagi para pengusaha muda ataupun bagi yang belum memiliki usaha namun tertarik untuk berwirausaha. Berdiri di Sumatera Utara sejak 12 November 2011 yang lalu, kini HIPMI PT-USU sudah memiliki ribuan anggota.

Memulai usaha kedengarannya cukup rumit, harus mengurus izin mendirikan badan usaha, domisili yang tepat, belum lagi kepemilikan kantor yang dianggap berat untuk ukuran kantong mahasiswa jika ingin memulai usaha. Untuk itulah HIPMI PT-USU berdiri sebagai jaringan kerja bagi mahasiswa yang ingin memulai usaha hingga yang sudah mempunyai usaha.

Kegiatan rutin yang dilakukan oleh HIPMI PT-USU antara lain mengadakan forum bisnis, dialog nasional, hingga yang akan diselenggarakan pada waktu dekat ini HIPMI AWARD yang bertajuk EDUTAIMENT. Selain itu program unggulan dari HIPMI PT-USU sendiri adalah sentra inkubator bisnis mahasiswa: food corner dan handmade center yang berada di FoodCourt Amaliun, Medan. Sentra inkubator bisnis ini sangat membantu para mahasiswa yang ingin memulai usaha namun tidak memiliki tempat. Jadi program ini menyediakan fasilitas tempat yang ringan biaya sekaligus membantu dalam hal promosi.

Learning by Doing

Berani. Mungkin Sobat PIJAR sudah sering mendengar tips ini untuk memulai usaha. Tapi dari Syahrul Akbar kita dapat belajar untuk memulai usaha yang berasal dari passion kita sendiri. “Kenapa? Karena apabila hasil yang dicapai tidak mencapai target yang diinginkan kita tetap enjoy untuk mencoba usaha itu kembali,” tutur ketua umum pertama HIPMI yang saat ini sudah memiliki perusahaan sendiri yaitu SAGA Production. Usaha yang bergerak dalam bidang promotor musik ini telah berhasil menyelenggarakan konser duet Afgan & Raisa di Medan pada tahun lalu. Tidak lupa ia berpesan agar para pengusaha muda melakukan learning by doing. Agar setiap kesalahan yang dilakukan bisa diperbaiki di kedepan hari. Atau setiap langkah sukses yang telah tercipta dapat diulangi kembali.

Leave a comment