Belajar Berbuat Baik Melalui Film Wreck-It Ralph

Reza Andika Putra

“Aku tidak perlu sebuah medali untuk meyakinkan aku orang baik”-Ralph

Film Wreck-It Ralph diadaptasi dari sebuah permainan dindong yang bernama Fix-It Felix Jr. yang terkenal dimasanya.Video game tersebut bila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia mempunyai arti kurang lebih Felix si tukang perbaikan. Cerita dalam video tersebut memiliki tokoh protagonis bernama Felix yang suka memperbaiki bangunan atau gedung atau tembok yang rusak. Sebaliknya ada tokoh yang bersifat antagonis bernama Ralph yang selalu merusak bangunan tersebut dan mendapat panggilan Wreck-It Ralph atau berarti Ralph si perusak. Rupa-rupanya nama inilah yang justru diambil sebagai judul film dan bukan nama video gamenya itu sendiri.

Bagi penggemar video game atau ding dong pada jaman dulu bisa flashback dengan jenis video game arcade. Jenis ini berarti video game yang dimainkan dalam kotak box atau kotak mesin di dalam suatu mall atau toko dengan menggunakan koin. Tentu saja penonton bakalan ingat dengan permainan Pac Man, Sonic dan Street Fighter bukan? Nantinya mereka akan muncul sekilas dalam film ini.

Ralph merasa iri dengan kondisi Felix dan ingin diperlakukan sama layaknya seorang pahlawan apalagi sudah 30 tahunan dia berperan sebagai penjahat. Untuk itu dalam suatu pesta, Ralph yang tidak diundang membuat kekacauan. Dan pada akhirnya dia ditantang untuk bisa mendapatkan medali penghargaan, bila bisa maka dia berhak tinggal di penthouse gedung tersebut.

Untuk mendapatkan medali penghargaan tersebut tidak ada cara lain selain mencari ke tempat lain yang berarti harus pergi meninggalkan video gamenya dan pindah ke video game lain. Ralph pergi ke video game Hero’s Duty dan berhasil mendapatkan medali penghargaan. Setelah dia dapatkan mendali tersebut dengan cara mencurinya, ternyata dia membangunkan salah satu kumbangnya dan akhirnya dia masuk ke pesawat darurat dan pindah game ke Sugar Rush yang merupakan game balapan.

Di sana Ralph bertemu dengan seorang gadis bernama Vanellope yang sedikit liar dan dikucilkan oleh komunitasnya. Vanellope adalah seorang Glitch yaitu karakter dari sebuah program software yang tidak sempurna. Padahal dia ingin sekali mengikuti balapan mobil yang dipimpin oleh King Candy. Untuk mengikuti balapan tersebut ada syaratnya yaitu membayar dengan koin dan yang dipakai adalah koin medali milik Ralph. Tentu saja Ralph tidak terima akan hal itu namun lama kelamaan timbul keakraban diantara mereka berdua. Dia mendukung Vanellope untuk ikut serta balapan mobil karena pemenangnya akan mendapatkan medalinya kembali.

Latar belakang Vanellope ternyata adalah seorang putri candy yang dicelakai oleh King Candy. Sebenarnya King Candy adalah palsu dan tak lain adalah Turbo yang menyamar. Turbo adalah orang dari komunitas video game lain yang akan ditutup oleh pemiliknya sehingga memutuskan untuk pindah. Dia merusak program Vanellope dan menutup memorinya sehingga Vanellope lupa akan siapa dirinya. Apabila dia menang dan masuk garis finish maka program akan mereset ulang kembali status Venellope dan menjadikannya normal kembali.

Sumber : http://cdnvideo.dolimg.com/cdn_assets/5030d99fb19b925972452ba1a6d15f10c6062ef4.jpg

Film ini penuh dengan warna-warni yang segar dan cerah yang akan membuat penonton anak-anak dan remaja senang. Suasana cerah dan nuansa segar dengan kelucuan-kelucuan di beberapa adegan membuat film ini pun menjadi sangat pas. Buat orang tua juga cukup menarik karena unsur pendidikannya ada ditunjukan di film ini.

Seorang penjahat tidak harus mempunyai hati yang jahat dan seorang pahlawan tidak harus mendapat pengakuan pahlawan dari orang lain. Penjahat juga bisa berbuat kebaikan walaupun itu tak seberapa dan setidaknya dia bisa berguna bagi lingkungan sekitarnya.penjahat juga tidak selalu jahat, ada waktunya dia akan mendapat suatu pencerahan dan akhirnya dia kembali ke jalan yang membuatnya selalu menolong dan berbuat kebaikan.

Leave a comment