Hits: 2140

Khairullah bin Mustafa Usman

Pijar, Medan.

Wahai presiden kami yang baru,

 kamu harus dengar suara ini.

Itulah penggalan lirik pembuka dari salah satu karya emas sang maestro, Iwan Fals.  Lagu ber-genre pop ini mengandung pesan kepada pemimpin pilihan rakyat, agar mendengar suara dari “dalam gua”. Maksudnya adalah menyindir segala kebosanan yang telah mereka rasakan selama ini.

Turunkan harga secepatnya,

berikan kami pekerjaan.

Itulah lirik selanjutnya yang terdengar diiringi iringan musik yang berasal dari petikan gitar yang lembut namun benar-benar menyayat hati. Manusia Setengah Dewa adalah judul lagu yang kita bicarakan ini memang pantas didengarkan di era seperti ini, tatkala musim pemilu sedang bergulir demi menanti seorang presiden yang baru.

Manusia Setengah Dewa adalah hiperbola tersendiri untuk istilah kata presiden, khususnya presiden yang tak mendengar rakyat sebagaimana janjinya dulu. Hingga dalam lirik lagu ini juga terdapat kata-kata “urus saja moralmu/ urus saja akhlakmu”. Sebagai penegasan tentang ketidak becusan pemerintah serta terlalu banyak mengurusi hal yang tak perlu.

Sumber :http://3.bp.blogspot.com/_BGxtyWDtpTM/S95T56n_PuI/AAAAAAAADFA/O6bVF1KnANc/s320/iwan_fals.jpg

Pelantun yang sering dimintai keterangan setiap selesai menciptakan lagu ini juga menambahkan “peraturan yang sehat kami mau” seperti penegakan hukum setegak-tegaknya, adil dan tegas, dan tak pandang bulu. Ya, lagu ini tidak bermaksud untuk mengkritik semata, tapi sebagai referensi agar kita benar-benar memilih presiden atau pemimpin yang benar-benar mendengarkan suara rakyat! Sangat cocok didengarkan oleh seluruh rakyat Indonesia, khususnya kaum muda-mudi disaat menjelang Pilpres dibulan Juli mendatang.

Kebijakan pemerintahan yang seakan hidup memang hiburan dan memang pantas untuk dipermainkan. Membuat seorang Iwan Fals menciptakan lagu yang menegaskan bahwa rakyat tidak mau dipermainkan dan rakyat bukanlah hiburan.

Manusia Setengah Dewa adalah album dari Iwan Fals yang dirilis pada tahun 2004. Beberapa lirik dalam album ini banyak menggambarkan suasana politik pada masa itu. Begitu pula dengan lirik Manusia Setengah Dewa yang menggambarkan bagaimana seharusnya seorang pemimpin bersikap.

Leave a comment