Babak final Piala Pembantu Rektor III USU 2013 kali ini mempertemukan Fakultas ISIP melawan Fakultas Pertanian. Pertandingan ini dilangsungkan di Stadion Mini USU pada Selasa (19/3) silam. Foto : M. Irfan Batubara.

Pijar, Medan.Pada pertandingan babak final Piala Pembantu Rektor III 2013, mempertemukan kedua kesebelasan antara Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik (FISIP) dengan Fakultas Pertanian, di stadion mini USU komplek kampus Universitas Sumatera Utara. Pertandingan yang disaksikan kurang lebih ratusan penonton ini berlangsung cukup keras dan atraktif disepanjang laga. Sejak kick off babak pertama ditiupkan wasit, jual beli serangan terjadi anatar kedua kesebelasan. Pada menit ke ‘9 pemain FISIP sukses merobek jala fakultas Pertanian yang dijaga Yoangga, mendapat umpan terobosan yang yang terukur dari sisi kanan pertahanan Fakultas Pertanian, pemain dengan nomor punggung 12 itu dengan lihai mengelabuhi penjaga gawang dengan menempatkan bola ke tiang jauh ke arah sebelah kiri penjagaan kiper, skor berubah untuk sementara dengan kedudukan FISIP 1-0 Pertanian. Setelah terjadi gol tersebut kubu Pertanian justru trus termotivasi untuk menyamakan kedudukan, preasure yang terus dilakukan oleh striker-striker Pertanian sering terpatahkan oleh solidnya barisan pertahanan FISIP yang pada sore itu bermain cukup disiplin menjaga daerahnya. Hingga wasit meniup peluit akhir babak pertama skor 1-0 untuk keunggulan FISIP tidak berubah.

Memasuki jedah babak kedua, permainan berjalan sedikit monoton, bola-bola sapu bersih yang dilakukan pemain bertahan kedua kesebelasan membuat ritme permainan berjalan berantakan. Permainan yang keras dan menjerus kasar dilakukan kedua tim tak pelak membuat para pemain kedua kesebelasann harus bolak – balik mendapat perawatan dari official tim medis. Melihat situasi ini, manajer Fakultas Pertanian mencoba merotasi pemain, dengan memasukan pemain baru, pemain yang berdarah papua ini mampu beberapa kali merepotkan barisan pertahanan FISIP. Tidak perlu menunggu lama, pada menit ke’58 pemain dengan nomor punggung 13 itu, sukses mencetak gol untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Berawal dari free kick dari sisi kiri pertahanan FISIP, ia sukses mengkonversi menjadi sebuah gol untuk menyamakan kedudukan, ratusan supporter Pertanian yang memenuhi tribun penonton bergemuruh menyambut gol penyama kedudukan. Tidak sampai disitu saja beberapa peluang diciptakan kedua kesebelasan, peluang emas didapatkan para pemain FISIP, set piece yang dilakukan pemain FISIP setelah mendapat pelanggaran diluar kotak penaliti, mampu dimentahkan penjaga gawang Fakultas Pertanian, namun bola pantulan yang langsung disambar oleh pemain FISIP lainnya hanya mampu membentur mistar gawang yang dijaga Yoangga itu. Hingga wasit meniup peluit panjang babak kedua skor 1-1 tidak berubah untuk kedua kesebelasan.

Pertandingan final Piala Pembantu Rektor III USU 2013 ini berlangsung sengit. Terbukti skor yang imbang 1-1 yang bertahan sampai 90 menit. Hal tersebut membuat pertandingan dilanjutkan dengan babak extra time. Foto : M. Irfan Batubara.

Sesuai peraturan didalam sepakbola, apabila diwaktu normal kedudukan masih imbang, maka pertandingan dilanjutkan dengan babak extra time (tambahan waktu). Dibabak pertama babak extra time kedua kesebelasan bermain dengan hati-hati untuk tidak kebobolan lebih dulu. Namun petaka itu datang dimenit ke ’95 berawal dari pelanggaran yang dilakukan pemain FISIP di sisi kiri pertahanannya, bola tendangan bebas yang dilakukan pemain Fakultas Pertanian berhasil disundul dengan baik, dan berhasil menambah keunggulan dan merubah papan skor menjadi 2-1 untuk keunggulan sementara Fakultas Pertanian. Hingga babak pertama extra time berakhir. Dibabak kedua tidak ada skor tambahan lagi, dan skor akhir  2-1 untuk keunggulan Fakultas Pertanian tidak berubah.

Seusai pertandingan, saat dikonfirmasi mengenai tanggapan pada pertandingan final ini, Yoangga Praditia selaku kapten kesebelasan dari fakultas pertanian mengungkapkan rasa bangga dan gembiranya, “perasaan hari ini campur aduk, ini merupakan gelar untuk pertama kalinya untuk Pertanian, dan saya juga berterima kasih kepada supporter yang telah datang”, ungkapnya. Dia juga menambahkan, “ ini hal yang kedua kalinya terjadi dibabak semi final kami melawan FIB (Fakultas Ilmu Budaya) juga harus tertinggal 1-0 dulu, lalu berkat dukungan supporter kami bisa balikan keadaan”, tambahnya. Ketika ditanya mengenai harapannya kedepan untuk dapat meneruskan tongkat estafet ini, Yoangga mengungkapkan, “ karena kami saat ini stambuk akhir, kami berharap agar adik-adik yang lain dapat tetap kompak dan semangat seperti ini”, dan ia juga menambahkan, “kami mungkin disini tidak ada yang punya skil diatas rata-rata, adapun satu atau dua orang, tapi kami merata punya semangat juang, hal yang seperti ini yang harus dijaga sama adik-adik kedepannya”. Tandasnya. Disinggung mengenai antusiasme dukungan supporter, ia juga mengatakan, “antusiasme supporter bagus, namun untuk kejadian- kejadian seperti tadi mohon agar bisa diredam, karena kami didalam memang berjuang keras tapi karena kami semua kenal sama pemain FISIP, kami keras dilapangan tapi kami diluar biasa aja”, ungkapnya sambil tersenyum.

Dari kubu FISIP yang diwakili Fachru Rozi selaku kapten kesebelasan, ia mengungkapkan, “kami tetap semangat, karena kami sudah maksimal, dan lawanya juga bukan diatas kami tapi semangatnya, karena yang kami lawan semangatnya, orang yang punya semangat jadi susah”,ungkapnya. Sebagai kapten tim, ia juga memilki harapan kedepannya, “ tetap semangatlah buat kawan-kawan, karena kan di tim FISIP ini semuanya masih stambuk 2010, 2011, dan 2012 jadi insyaallah tahun depan lebih siap lagi, dan setiap tahunnya FISIP selalu masuk final” tandasnya.

Untuk peraih gelar diposisi juara ketiga, ditempati oleh Fakultas Ilmu Budaya yang berhasil mengalahkan Fakultas Hukum dengan skor 3-1 dihari senin (18/3/2013). Dengan hasil itu Fakultas Hukum harus puas berada di posisi juara ke empat Piala Pembantu Rektor 2013. [bb, mhs]

 

Leave a comment