Kreatif Bersama SAHIVA

Hits: 13



Pijar, Medan
. Acara “Singing Challenge and Sahiva Live in Action” berhasil memikat hati para kawula muda. Acara tersebut merupakan acara yang diselenggarakan oleh Unit Bina Kokurikuler (UBK) Sadar Hidup Ini Vital Adanya  (SAHIVA) yang bertempat di Kantor Sekretariat SAHIVA di  kampus Universitas Sumatera Utara pada Kamis (29/3). Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian SAHIVA terhadap kreativitas mahasiswa.

Keberhasilan acara ini dapat dilihat dari jumlah peserta yang mengikuti ajang adu bakat seperti menyanyi solo atau pun group band. Lebih dari 50 peserta mengikuti acara “Singing Contest” yang diadakan oleh  pusat informasi dan konseling HIV/AIDS, kesehatan reproduksi, dan NAPZA tersebut. Antusiasme para kawula muda yang umumnya adalah mahasiswa terlihat jelas pada acara tersebut. Untuk menarik perhatian, panitia acara juga menghadirkan beberapa komunitas yang ada di kota Medan seperti Shuffle Dance, Parkour Medan, sulap dan juga komunitas Double Stick.

Menurut Luthfiansyah, Ketua Panitia acara itu kehadiran komunitas-komunitas tersebut adalah bentuk  perkenalan kepada mahasiswa bahwa SAHIVA tidak hanya sebagai sebuah lembaga yang memberikan informasi dan konseling HIV/AIDS, kesehatan reproduksi, dan NAPZA seperti gambaran yang selama ini terbentuk di masyarakat. Namun kini, SAHIVA juga merupakan wadah kreatifitas bagi mereka yang ingin  menyalurkan minat dan bakat para anak muda selain itu juga kehadiran komunitas urban tersebut sebagai bentuk kegiatan positif yang dapat diikuti oleh mahasiswa.

Luthfi juga menambahkan bahwa alasan dipilihnya komunitas urban sebagai pengisi acara di acara tersebut dikarenakan minimnya mahasiswa yang mengetahui keberadaan komunitas urban tersebut. Padahal untuk saat ini mereka sedang berkembang di kota Medan. “Acara ini kami buat dengan memilih tema edutainment, jadi kami mengadakan singing contest dan juga menghadirkan komunitas-komunitas urban seperti komunitas Parkour Medan, Shuffle Dance, sulap dan juga Double Stick. Ini membuat para peserta yang berkunjung ke acara ini dapat terhibur selain dapat mendapatkan informasi mengenai HIV/AIDS , kesehatan reproduksi maupun NAPZA,” ujar pria yang berparas manis itu.

Sementara itu, Fazlan Isnanda salah seorang anggota komunitas Shuffle Dance mengaku dirinya senang dapat bekerjasama dengan SAHIVA. Menurutnya acara ini sangat bagus untuk anak muda khususnya mahasiswa, karena mengajak berkegiatan positif. Selain itu juga ia mengaku dapat mengetahui keberadaan komunitas-komunitas lain yang ada di kota Medan. “Ya, kami sangat senang bisa bergabung di acara ini. Apalagi melihat antusias pengunjung ketika kami mengajak nge-shuffle bareng. Semuanya ikut menari,“ katanya. [um/nadk ]

Leave a comment