Dispencer, band rock alternatif yang lahir pada tahun 2012, kembali menggebrak dengan album kelima mereka, “UN”. Sebuah band yang telah memiliki lima album, kompilasi the best-of, album single, serta berbagai kontribusi dalam album kompilasi yang berada di jalur indie. Dispencer membuktikan keberlanjutan mereka dalam kancah musik indie yang senantiasa berubah.
Meski dominasi industri musik masih diisi oleh musisi Amerika-Eropa, namun tak menutup musisi Asia untuk mampu bersaing dan bersinar.
Musik yang lembut dan rangkaian lirik dengan diksi yang tidak berlebihan, menjadikan orang-orang yang sedang patah hati terlihat berkelas. Tidak terlihat cengeng ataupun lemah. Salah satu lagu terbarunya yaitu Penghujung hujan, lagu ini juga tetap bertemakan tentang patah hati.
Pijar, Medan. Ikatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik USU (IMAJINASI FISIP USU) kembali mengadakan acara tahunan mereka yang sudah berlangsung selama tiga tahun, yaitu Communication Festival (Comfest) yang diselenggarakan di
Siapa yang tidak kenal dengan John Mayer, penyanyi dengan aliran musik indie asal Hollywood yang mungkin sudah tidak asing lagi kita kenal. Selain memiliki suara yang merdu John juga merupakan penulis lagu serta lihai dalam bermain gitar.
Perkembangan music indie pop di Medan beberapa tahun belakangan ini mengalami tingkat peningkatan yang cukup signifikan.
Awal Tahun 2013 anak Medan kembali melahirkan sebuah karya yang layak untuk diapresiasi oleh para pecinta film indie di Kota Medan. Para insan muda ini tergabung dalam komunitas yang bernama OnEto Films dan berhasil menelurkan sebuah karya audio visual yang berjudul The Deepest.
