Pijar, Medan. Di tengah ramainya film komedi dengan konsep reborn hingga film yang dibintangi oleh komika di Indonesia, duo VinDest (Vincent dan Desta) menyuguhkan sesuatu yang berbeda. Lewat production house milik dua sahabat ini, The PRETTY BOYS Pictures bekerjasama dengan Anami Films, mereka menyajikan film ‘Pretty Boys’ untuk penikmat film Indonesia.
Jika Sobat Pijar berpikir bahwa film ini adalah, inspirasi untuk melakukan perbuatan mencontek, kalian salah besar. Film ini mengajarkan kita untuk merasakan posisi yang dialami oleh Lynn dan mengapa ia melakukannya.
Pijar, Medan. Mahasiswa angkatan 2018 bersama PEMA Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (FIB USU) sukses menggelar kegiatan panggung budaya pada Rabu (28/11) di pelataran depan FIB USU.
Rilis di Indonesia pada tanggal 16 November 2017, film ini mendapat ekspetasi yang tinggi dan sambutan hangat dari penikmat film Indonesia.
Departemen Antropologi FISIP USU menggelar acara yang bertajuk pelestarian budaya untuk mengingatkan kembali identitas budaya Indonesia itu seperti apa pada Rabu (03/05).
Gelombang. Seri ke-lima novel Dee Lestari ini mengawali kisahnya oleh tokoh Gio yang mencari Diva di belantara terpencil jantung Amazon. Genap empat puluh hari Diva lenyap di belantara amazon tanpa jejak
Pijar, Medan. Film sederhana namun spektakuler tentang kisah sebuah keluarga yang tertimpa musibah tsunami sungguh mengharukan dan menggugah sisi kemanusiaan dengan alur yang tidak mudah ditebak. Liburan natal yang berujung bencana, ya itulah garis besar cerita yang diusung The Impossible.
Hits: 45Genre : Drama Sutradara : Danial Rifki Pemain : Joe Taslim, Atiqah Hasiholan, Ario Bayu Produksi …
Kalimat di atas adalah kalimat penuh energi dari seorang ayah bermental terbelakang kepada anaknya saat berada di TKP suatu kasus pembunuhan. A bittersweet heartfelt comedy.
Dalam membicarakan antara sejarah dan film, ada sebuah film yang bernama Full Metal Jacket (1987). Film ini, menceritakan tentang pengalaman para tentara Amerika yang dikirim ke Vietnam, namun di film ini tidak hanya terus menggambarkan kekejaman perang. Ada beberapa adegan yang memperlihatkan kekonyolan para tentara dalam menyikapi perang itu sendiri.
