Sastra

Laut dan Perasaan yang Enggan Diutarakan

Apabila ada waktu luang yang lebih panjang dari malam-malam pikiran, aku ingin menghabiskan soreku sekali saja di atas pasir atau batu karang. Mendengar laut yang bernyanyi dengan debur ombaknya. Menatap langit jingga keemasan tanpa tangisan. Melihat matahari yang terbenam tanpa memberi salam perpisahan.

Aku, dan Diriku Seorang

Mencari titik terang di dalam kegelapanku saat ini tak semudah membalikkan telapak tangan. Lalu seketika terlintas di benakku, apakah aku harus melepaskan semua kebahagiaan dan kenyamanan yang pernah ku dapat dan kurasakan? Pertanyaan dalam diriku yang terus menerus menjadi bebanku. Tidak kutemukan jawaban dalam diriku dengan keadaanku.