Divisi Pendidikan dan Kebudayaan Himpunan Mahasiswa Jurusan Sastra Jepang Universitas Sumatra Utara (USU) sukses menggelar kegiatan tahunan mereka, yakni Seminar dan Talkshow Inspiratif Belajar, Beasiswa, Berkarya 2020 dengan sub tema “Kuliah di Jepang dengan Beasiswa”.
Mereka memang bukan pemeran utama dalam banyak kejadian, apalagi hal-hal yang menyangkut hidupku. Tapi bagiku, mereka menarik, begitu realistis.
Merelakan kepergian seseorang yang pernah ada dalam hidup ini merupakan hal yang sulit untuk dilakukan. Kata-kata perpisahan juga sulit untuk diungkapkan, karena biasanya berbentuk ungkapan kesedihan yang sangat mendalam ketika kita harus berpisah dengan orang yang pernah kita sayangi.
Aku bisa melihat dan mendengar hal-hal yang tidak bisa dilakukan manusia lainnya, hanya manusia sepertiku yang bisa. Aku kadang kesal, suara-suara itu memenuhi isi otakku, kadang juga bisa mengintruksi gerakku. Sejak SD, aku sudah sering dirundung. Karena aku yang gemuk dan memiliki rambut yang ikal. Padahal kata Bunda, aku cantik dengan itu semua. Jadi, aku harus menutup telinga dari ejekan mereka.
Bukan hanya “Cinta Luar Biasa”, “Hanya Rindu”, dan “Nyaman”, Andmesh masih memiliki lagu lain yang tampaknya akan kembali menjadi hits dan populer di kalangan masyarakat.
Era milenial yang penuh dengan banyak inovasi dan hal-hal baru ini, semakin banyak masyarakat yang sudah tidak merasa tertarik atau bahkan melupakan sesuatu yang dianggap tradisional. Termasuk makanan, kue-kue tradisional khas Indonesia sendiri sudah mulai jarang dijumpai dan digemari kalangan remaja yang mana lebih menyukai makanan kekinian di zaman ini.
Hangatnya matahari bersinar menyentuh bunga-bunga pada pagi itu. Awan seakan tersenyum manis menampakkan kebahagiaan yang ia rasa. Burung-burung pun berkicau menghasilkan simfoni indah yang mendamaikan hati.
Bicara soal kuliner tentu tak ada habisnya. Setiap tahun, selalu bermunculan berbagai inovasi maupun ide-ide kreatif penciptanya. Tak terkecuali ayam yang merupakan salah satu bahan makanan acapkali menjadi primadona berbagai kalangan. Olahan ayam selalu muncul dengan berbagai macam pilihan mulai dari penyet, gepuk, dan lainnya. Namun, ada satu olahan ayam lainnya yang belakangan ini cukup menarik perhatian masyarakat, khususnya masyarakat Kota Medan. Olahan tersebut ialah ayam geprek sambal tuk-tuk.
Saddam Wira Hamdani atau yang akrab disapa Kak Wira merupakan sosok Inspirator Muda Mandiri yang lahir di Besitang Sumatera Utara 28 tahun silam. Terhitung sudah lebih dari 8 tahun lamanya Wira menjadi seorang trainer dengan peserta seminar yang tersebar lebih dari 40 kota yang ada di Indonesia, mulai dari pulau Sumatera, Jawa, hingga Kalimantan dengan misi “Mencetak Generasi Muda yang Mandiri”.
Setiap orang pasti pernah memiliki pengalaman yang tidak menyenangkan di dalam kehidupan mereka. Pengalaman tersebut ada yang hadir dalam waktu yang cukup lama dan beberapa mungkin hanya sekedar singgah dan berlalu. Tanpa kita sadari, pengalaman tidak menyenangkan tersebut dapat menjadi luka yang bisa memengaruhi proses pendewasaan seseorang.
