Hits: 9

Yudika Phareta Simorangkir

Pijar, Medan. Pasti kamu sudah tidak asing mendengar kata “Pilates”, bukan? Ya, olahraga Pilates cukup dikenal luas di berbagai kalangan masyarakat. Manfaat jangka panjangnya terutama untuk otot tubuh menjadi daya tarik utama olahraga ini. Namun, tahukah kamu bahwa olahraga Pilates memiliki ragam jenis?

Hot Mat Pilates merupakan salah satu jenis dari olahraga Pilates yang akhir-akhir ini sedang popular di kalangan Gen Z. Hot Mat Pilates tidak jauh berbeda dengan Mat Pilates (Pilates Matras) biasa. Hanya saja, Hot Mat Pilates biasanya dilakukan tanpa mesin reformer dan hanya mengandalkan tubuh (bodyweight).

Selain itu, olahraga ini dilakukan di ruangan dengan suhu yang lebih hangat, dibandingkan dengan Pilates Matras biasa. Biasanya suhu diatur berkisar 27-35 °C. Suhu yang lebih tinggi dirancang untuk membantu tubuh agar lebih fleksibel, meningkatkan sirkulasi darah, dan membuat peserta berkeringat lebih banyak selama latihan.

Bukan hanya itu saja perbedaannya, Hot Mat Pilates juga terasa jauh lebih intens dari Pilates Matras biasa. Gerakannya memang diadaptasi dari prinsip dasar Pilates, tetapi suhu ruangan yang panas akan membuat tubuh lebih cepat berkeringat dan latihan akan terasa lebih menantang.

Namun, hal tersebut justru menjadi daya tarik tersendiri dari olehraga ini. Sayangnya, banyak yang ingin mencoba olahraga ini, tetapi belum benar-benar mengetahui cara mengikuti olahraga ini dengan tepat. Beberapa orang juga menganggap bahwa Hot Mat Pilates hanya diperuntukkan bagi yang sudah terbiasa berolahraga. Padahal, olahraga ini tetap bisa diikuti meski oleh pemula sekalipun, selama dilakukan dengan cara yang tepat dan memperhatikan kondisi tubuh masing-masing.

Olahraga ini sangat baik untuk orang yang memiliki kesehatan prima. Namun, bagi kamu yang punya kondisi kesehatan tertentu, seperti penyakit jantung, diabetes, atau ibu hamil perlu mempertimbangkan dan berkondultasi dengan pihak medis secara matang.

Melansir duniacerdas.com, ada beberapa panduan sebelum mengikuti Hot Mat Pilates yang dapat kamu lakukan:

  1. Pastikan Tubuh Terhidrasi

Ruangan yang hangat akan membuat tubuh lebih banyak mengeluarkan cairan melalui keringat. Jika tubuh tidak cukup terhidrasi, maka dapat mengakibatkan gangguan, seperti pusing, haus, dan kelelahan.

  1. Makan yang Cukup/Tidak Berlebihan

Sebelum mengikuti kelas, sangat disarankan untuk mengisi lambung dengan makanan sehat yang memberikan energi dengan porsi yang tidak terlalu banyak, seperti buah-buahan, yogurt, atau camilan sehat lainnya. Jika telalu kenyang, perut akan terasa penuh dan tidak nyaman selama kelas berlangsung.

  1. Menggunakan Pakaian yang Nyaman

Saat Pilates akan banyak gerakan stretching dan mengaktifkan otot inti terutama area perut, punggung bawah, dan panggul. Untuk itu, sangat penting memilih pakaian yang nyaman agar latihan lebih berkualitas. Dilansir dari kompas.com, pakaian dengan bahan yang mudah menyerap keringat, fit di badan tetapi tidak terlalu ketat, tidak panas ketika dipakai, dan tidak mudah melorot, dapat memudahkan ketika bergerak. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan grip socks agar kaki tidak licin di atas matras akibat keringat. Biasanya pakaian seperti ini terbuat dari bahan polyester sport, spandex, nylon blend, dry-fit, atau cotton strech.

Mengutip dari prudential.co.id, olahraga ini juga memiliki segudang manfaat, mulai dari membantu memperkuat otot, menjaga keseimbangan tubuh, meningkatkan fleksibilitas otot, memperlancar sirkulasi darah, membakar kalori lebih efisien, hingga menurunkan stres. Dengan beragam manfaat tersebut, tidak heran jika Hot Mat Pilates kini jadi pilihan favorit untuk melepaskan penat setelah seharian beraktivitas. Bagaimana, apakah kamu tertarik untuk mencoba kelas Hot Mat Pilates?

(Redaktur Tulisan: Michael Sitorus)

Leave a comment