Hits: 32
Shefira Riani Manany
Medan, Pijar. Nama Cyndi Patricia Figo mungkin lebih dulu dikenal di dunia taekwondo. Perempuan kelahiran 2006 asal Sumatera Utara ini merupakan salah satu atlet muda yang konsisten menorehkan prestasi sejak usia remaja.
Perjalanannya di dunia bela diri bermula dari lingkungan keluarga. Sang ayah, yang lebih dulu mengenal taekwondo, menjadi pintu awal bagi Cyndi untuk masuk ke arena latihan. Awalnya bukan karena ambisi besar, melainkan sekadar mencoba. Namun, setelah mengikuti berbagai kejuaraan dan mulai meraih kemenangan, ia memilih untuk serius menekuni jalur tersebut.
Seiring waktu, intensitas latihan taekwondo yang dilakukan Cyndi meningkat. Dalam satu minggu, ia bisa menjalani latihan hingga belasan sesi, terdiri dari pagi dan sore. Ritme latihan ini menjadi bagian dari kesehariannya sebagai atlet Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda), dengan membentuk disiplin yang tidak hanya terlihat di arena, tetapi juga dalam cara ia mengelola waktu dan diri.
Dari proses panjang itu, prestasi demi prestasi mulai terkumpul. Cyndi meraih medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Sumut) 2022, serta medali perak di Kejuaraan Nasional Banten 2022 dan Piala Menteri Pemuda dan Olahraga 2023.
Perjalanannya dalam dunia taekwondo, mencapai salah satu titik penting ketika ia tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh–Sumut 2024. Bersama timnya, ia berhasil meraih medali emas di nomor poomsae beregu putri, menjadi sebuah capaian yang menempatkannya sebagai salah satu atlet potensial Sumut.
Namun, di tengah jalur yang sudah jelas itu, Cyndi tidak berhenti pada satu bidang. Di luar arena, ia juga aktif di dunia pemodelan (modelling) dan kontes kecantikan. Ketertarikan ini sebenarnya sudah muncul sejak lama, bahkan sebelum ia serius di taekwondo. Dunia modelling ia jalani sebagai ruang lain untuk mengembangkan diri, terutama dalam hal kepercayaan diri dan kemampuan berbicara di depan publik.
Langkahnya di bidang modelling ini tidak sekadar coba-coba. Ia pernah mengikuti beberapa ajang yang bergengsi, seperti Miss Global World Teens Indonesia 2023 dan Miss Celebrity 2023. Pengalaman tersebut kemudian membawanya ke panggung yang lebih besar, yaitu Miss Indonesia 2025.
Keikutsertaannya di ajang tersebut bukan tanpa hambatan. Jadwal latihan taekwondo yang padat, sempat membuatnya menolak kesempatan audisi. Namun, ia akhirnya memutuskan untuk mencoba kembali dan berangkat ke Jakarta. Hasilnya, Cyndi berhasil meraih posisi juara ketiga sebagai Second Runner-up dalam ajang Miss Indonesia 2025, sekaligus masuk dalam jajaran enam besar nasional.
Bukan hanya itu, ia juga mencatat prestasi lain dengan memenangkan kategori Talent Show dalam fast track ajang tersebut, yang menunjukkan kemampuannya di luar kompetisi utama. Menariknya, capaian tersebut tidak membuatnya meninggalkan dunia taekwondo. Ia tetap kembali ke jadwal latihan, mempersiapkan diri untuk kejuaraan-kejuaraan berikutnya.
(Redaktur Tulisan: Michael Sitorus)

