Hits: 110
Fanny Novitadewi / Suryani Agata Sitanggang
Pijar, Medan. Tim Waktu Indonesia Berkain (WIB) menggelar kampanye Saatnya Berkain pada Rabu (19/10/22) pukul 09.30 WIB di SMA Sultan Iskandar Muda, Medan. Campaign yang dikemas dalam bentuk gelar wicara (talkshow) ini memiliki slogan “Saatnya Berkain? BERkarya dengan KAin Indonesia”.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan jiwa nasionalisme Generasi Z yang berfokus pada satu dari delapan kebudayaan yang ada, yaitu pakaian adat. WIB mengajak Generasi Z untuk mau menggunakan kain Indonesia dalam kegiatan sehari-hari yang dikreasikan agar terlihat lebih modern. Dinda Manisha, seorang fashion enthusiast di Kota Medan, hadir untuk mengisi kegiatan ini sebagai pemateri.
Pada sesi Waktu Indonesia Berinfo, Dinda Manisha mengajak siswa untuk memadu madankan kain Indonesia yang sudah disiapkan panitia dalam permainan Memadu Madankan Kain. “Senang banget lo, melihat mereka semua semangat, antusias, aku kira tadi bakalan di-cuekin, ternyata enggak. Bahkan di luar ekspektasi aku lo yang tunjuk tangan untuk maju ke depan,” tutur Dinda.
Jesenia Hutauruk, salah seorang siswa SMA Sultan Iskandar Muda juga mengungkapnya kesannya terhadap kegiatan kampanye ini. Dari kegiatan ini ia jadi tahu bahwa kain tidak hanya digunakan pada acara tertentu tetapi juga dalam kegiatan sehari-hari.
“Jadi tahu kalau kain di Indonesia itu banyak jenisnya. Sebelumnya, saya mengira bahwa kain hanya digunakan pada acara-acara tertentu, tetapi setelah mengikuti campaign ini baru tahu bahwa kain bisa digunakan di kegiatan sehari-hari. Apalagi saya punya ulos, jadi ya lebih ingin menampilkannya kepada orang,” ucapnya.

(Fotografer: Suryani Sitanggang)
Kepala sekolah SMA Sultan Iskandar Muda, Erisda turut memberikan argumennya terkait kampanye ini, “Selama ini mereka berpikir bahwa menggunakan batik merupakan hal yang kuno, berkat campaign ini mereka makin semangat dan termotivasi untuk menggunakan kain,” ungkapnya.
Regita Puteri, selaku salah satu tim Waktu Indonesia Berkain berharap bahwa dengan dilaksanakannya kampanye ini, para siswa SMA Sultan Iskandar Muda yang termasuk dalam Generasi Z dapat lebih percaya diri dan menormalisasi penggunaan kain dalam kegiatan sehari-hari sebagai wujud dari rasa nasionalisme terhadap bangsa Indonesia.
Kampanye ditutup dengan pemberian cenderamata sebagai ucapan terima kasih kepada Dinda Manisha dan Erisda Sinurat.
(Redaktur Tulisan: Marcheline Darmawan)

