Hits: 128

Shilva Devira

Pijar, Medan. Artic Organizer hadir untuk menjawab pertanyaan tentang bagaimana cara untuk mem-branding diri melalui acara BaTas (Bahas Tuntas) yang diadakan pada Sabtu (24/04). Mereka mengangkat tema “Creating Your Personal Brand In Digital Era” dengan menghadirkan dua pembicara, yaitu Lucky Andriansyah, Humas Kementrian Agama Kabupaten Purwakarta dan Sofiari Ananda, Dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (USU).

Talkshow ini dimulai pada pukul 14:00-16:00 WIB. Selama acara berlangsung, para pembicara secara bergantian memberikan pandangannya terhadap pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh moderator seputar personal branding di media sosial.

Personal branding pada dasarnya merupakan suatu hal yang harus bisa dimiliki oleh setiap orang. Dengan mem-branding diri, kita akan memengaruhi cara orang memandang diri kita. Namun masih banyak pertanyaan muncul perihal bagaimana cara untuk mulai mem-branding, apalagi di era yang sudah serba digital. Sehingga, akun media sosial kerap menjadi sasaran para penggunanya dalam membentuk brand dirinya.

Namun sebelum membahas lebih dalam, talkshow dibuka dengan kata sambutan dari ketua panitia yaitu Erizki Maulida Lubis dan Corry Novrica AP Sinaga, S.Sos., M.A. selaku dosen pembimbing. Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian profil narasumber.

Foto bersama di akhir acara webinar Creating Your Personal Brand in Digital Era (24/4).
Sumber Foto: Dokumentasi Panitia

Kesadaran terhadap pentingnya personal branding akan membuat kita berproses untuk terus mengembangkan dan mempertahankan reputasi. Sehingga, kesan individu dari orang lain akan membantu kita untuk meyakinkan siapapun, bahwa kita adalah yang terbaik di bidang yang kita geluti.

Personal branding itu penting agar orang melihat kita sebagai siapa, sebagai apa, dan orang lain tahu karakteristik kita seperti apa,” tutur Lucky.

Selain itu, saat berbicara mengenai personal branding, terdapat empat syarat yang perlu dipenuhi, yaitu menampilkan keunikan, konsisten, memiliki tujuan yang jelas, serta mampu menyampaikan pesan secara baik, benar, dan jelas. Karena saat itu pula personal branding kita dapat dikategorikan sukses atau berhasil.

“Bukan achievement yang menentukan personal branding, tetapi personal branding yang kalian bentuk itu yang nantinya akan menentukan achievement-nya kalian,” pungkas Sofiari Ananda.

(Editor: Erizki Maulida Lubis)

Leave a comment